Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Raih Rekor MURI Livestream Mudik 11 Jam

Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan Raih Rekor MURI Livestream Mudik 11 Jam

Jakarta – Perjalanan mudik Ramadan 2026 mencatatkan sejarah baru. Duo Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan berhasil meraih Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori livestream TikTok nonstop terlama di jalur mudik, dengan siaran langsung selama 11 jam tanpa putus dalam program #DVET “Perjalanan Menuju Lebih Baik”.

Dalam perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, Dave dan Iwet mengajak pengikutnya ikut “mudik bareng” secara virtual.

Siaran langsung tetap stabil di berbagai titik dengan mobilitas tinggi, menghadirkan obrolan santai, cerita perjalanan, hingga refleksi Ramadan bersama sejumlah bintang tamu seperti dr. Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, Dr. Gian Pratama, dan Ust. Alfie.

Percakapan mereka membuka perspektif ringan tentang bagaimana setiap orang memiliki versi masing-masing dalam perjalanan menuju hidup yang lebih baik.

Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan menyebut pengalaman ini sebagai bukti bahwa teknologi dan konektivitas kini menjadi bagian penting dari mudik.

“Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual,” kata Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik, dikutip Reallist Media pada Selasa, 17 Maret 2026.

“Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja, semuanya terasa sangat lancar. Rasanya seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” ujar mereka.

Dukungan Jaringan Indosat Ooredoo Hutchison

Keberhasilan livestream ini didukung oleh kesiapan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) yang telah dioptimalkan menghadapi lonjakan trafik mudik.

Melalui program Ekspedisi Jaringan Andal, Indosat melakukan optimalisasi di lebih dari 75 jalur mudik utama dan 790 Point of Interest (POI), termasuk gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, hingga destinasi wisata.

Seluruh jaringan dipantau 24/7 untuk menjaga kualitas layanan tetap stabil. Dalam pengukuran internal, rata-rata kecepatan internet selama livestream tercatat mencapai 90 Mbps, bahkan di titik dengan kualitas terendah tetap stabil di sekitar 15 Mbps.

Komitmen #LebihBaikIndosat

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan bahwa perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji.

“Jutaan orang bergerak di waktu yang sama, dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, berbagi momen, melakukan navigasi, serta berbagi perjalanan tanpa gangguan. Karena itu kami memastikan jaringan Indosat tetap andal di sepanjang jalur mudik,” ucap Vikram.

“Bagi kami, menghadirkan konektivitas yang lebih baik adalah sebuah perjalanan, bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan di setiap kilometer perjalanan mereka,” tuturnya.

Kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri menjadi bagian dari empat komitmen nyata #LebihBaikIndosat: menghadirkan jaringan yang semakin andal, teknologi yang relevan, perlindungan digital yang kuat, serta kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat.

Rekor MURI: Mudik Era Digital

Rekor MURI ini menunjukkan bahwa di era digital, mudik bukan hanya tentang menempuh jarak, tetapi juga tentang tetap terhubung, berbagi cerita, menyapa keluarga, dan menikmati perjalanan di setiap kilometer.

Baca juga: SheHacks dari Indosat Perluas Kiprah ke Vietnam, Dorong Startup Perempuan Indonesia ke Pasar Global

Baca juga: Audi Indonesia Hadirkan Bengkel Siaga untuk Mudik Lebaran 2026

Dengan dukungan teknologi dan jaringan yang stabil, pengalaman mudik kini semakin kaya dan penuh makna. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *