Jakarta – The BIS Refugee Learning Nest (RLN) Club sukses menggelar turnamen amal sepak bola pada 27 Februari dan 6 Maret 2026, yang mempertemukan para siswa dari sekolah Temasek, BAIS, CBCS, Paulus, dan Bandung Independent School (BIS).
Acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga penuh semangat, tetapi juga membawa misi sosial untuk menggalang dana serta meningkatkan kesadaran publik mengenai kondisi para pengungsi yang terhubung dengan komunitas Refugee Learning Nest di Bogor.
Turnamen dibuka dengan penuh energi melalui kehadiran tamu istimewa, Marc Klok, kapten Persib Bandung, yang turut menghadiri seremoni pembukaan. Kehadiran pesepak bola profesional ini menambah semangat para peserta sekaligus memberikan inspirasi bagi anak-anak muda yang terlibat.
Selama dua hari pelaksanaan, pertandingan berlangsung seru dan kompetitif. Hasil akhir menempatkan Paulus sebagai juara pertama, sementara BIS meraih posisi kedua setelah menunjukkan performa kuat sepanjang turnamen.
Lebih dari sekadar kompetisi, acara ini berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp20.000.000 yang akan digunakan untuk mendukung kegiatan olahraga dan pendidikan bagi anak-anak pengungsi, sekaligus menyebarkan kesadaran tentang situasi mereka kepada sekolah-sekolah peserta dan masyarakat luas.
Kesuksesan turnamen ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. RLN Club menyampaikan terima kasih kepada semua peserta, pendukung, serta sponsor yang telah berkontribusi, termasuk Hospi Healthcare, Setiabudi Supermarket, Beintema’s, dan RSGM Maranatha.
Dukungan tersebut memastikan acara berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi komunitas pengungsi.
Turnamen amal ini menjadi bukti bahwa olahraga, khususnya sepak bola, mampu menyatukan sekolah-sekolah dan komunitas untuk tujuan yang lebih besar.
Selain mempererat hubungan antar siswa, kegiatan ini juga menumbuhkan kepedulian sosial sejak dini, mengajarkan bahwa setiap aksi kecil dapat membawa perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan.
Baca juga: SM Entertainment Garap Program untuk Dukung Anak Indonesia Bareng UNICEF
Dengan keberhasilan ini, RLN Club berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut di masa depan, sehingga semakin banyak anak-anak pengungsi yang mendapatkan akses pendidikan dan kesempatan berkembang melalui olahraga. []

