Basboi Buka Dekade Baru Bermusik Lewat Album Kasablanka

Basboi Buka Dekade Baru Bermusik Lewat Album Kasablanka

Jakarta – Setelah memperkenalkan semesta Kasablanka lewat single GayA idup dan Kl bkn aq, rapper dan penulis lagu Basboi akhirnya resmi merilis album penuh keduanya bertajuk Kasablanka.

Album ini sudah tersedia di seluruh digital streaming platform, menjadi karya terbaru yang menegaskan identitas Basboi sebagai musisi yang tumbuh besar secara personal maupun kreatif di Jakarta, tepatnya di kawasan Kasablanka.

Lebih dari sekadar album tentang gaya hidup metropolitan, Kasablanka adalah proyek yang memperlihatkan versi paling orisinil dari Basboi. Seorang perantau dari Medan yang diasah di Bandung, lalu menemukan bentuk kreatifnya di Jakarta.

“Jakarta is a junkie for lifestyle,” tutur Basboi, dikutip Reallist Media pada Kamis, 25 Juni 2026.

Baginya, Kasablanka adalah representasi paling nyata dari kota yang penuh campuran. Mulai dari mall besar, apartemen mewah, anak gym, tongkrongan, pekerja kantoran, hingga motor dengan knalpot brong. Semua hidup berdampingan, semua ingin naik kelas, semua ingin terlihat desirable.

Potret Kota Metropolitan

Album Kasablanka lahir dari observasi Basboi terhadap kehidupan di kawasan tersebut. Jika GayA idup terasa seperti pagi hari di kota metropolitan, maka album ini hadir sebagai potret kota secara utuh. Flashy tapi lelah, ganteng tapi kosong, ramai tapi kesepian.

Melalui balutan jerk drums, glossy trap, lagu untuk nyetir malam, flirting, flexing, hingga refleksi diri jam tiga pagi, Basboi menghadirkan dunia yang terdengar seperti Jakarta itu sendiri, yakni padat, cepat, berisik, dan terus bergerak bahkan saat semua orang di dalamnya sudah lelah.

Namun di balik semua style, mobil, fashion, nightlife, dan lifestyle metropolitan itu, album Kasablanka berbicara tentang hal sederhana, yaitu bagaimana tetap menjadi diri sendiri di kota yang setiap hari mendorong semua orang untuk menjadi somebody else.

“Menurut gue, ini mungkin album paling jujur yang pernah gue bikin. Gue gak lagi bikin persona baru atau berusaha ngejelasin diri gue ke orang lain,” kata Basboi.

“Ini lebih kayak hasil dari semua kota yang pernah ngebentuk gue, Medan, Bandung, sampai akhirnya Jakarta, di Kasablanka,” ujar dia.

Kesadaran dan Rebellion Baru

Basboi tidak menolak gaya hidup kota besar. Ia mengaku suka mobil, fashion, perhatian, dan dunia metropolitan itu sendiri. Namun ia juga sadar bahwa Jakarta bisa membuat orang menjadi sakaw validasi.

Justru karena itu, menurutnya, hal paling rebel saat ini bukan chaos, melainkan disiplin.

“Mungkin sekarang hal paling rebel tuh justru tetap disiplin, tetap waras, tetap jalan terus,” tuturnya.

Album ini pun menjadi refleksi tentang bagaimana bertahan di tengah tekanan dan keinginan untuk terlihat sempurna. Basboi menegaskan bahwa Kasablanka bukan tentang membangun persona baru, melainkan tentang berhenti terlalu sibuk menjelaskan diri ke orang lain.

Kolaborasi Lintas Musisi dan Produser

Secara sonik, album Kasablanka mempertemukan berbagai nama dari dunia berbeda yang tetap bergerak di frekuensi sama. Ada Quest, Pierre Lynx, Raka, dan Duffy D sebagai feature yang membuat album ini semakin hidup, kadang reflektif, kadang centil, kadang chaotic.

Dari sisi produksi, album ini bergerak liar dari trap gelap dan keras hingga musik yang lebih melodis dan emosional.

Nama-nama seperti Concerto dan Panji Wisnu menjadi fondasi utama suara album, bersama Ryldryl, IVAN, prodyuji.mp3, Panjoypickup, hingga kolaborator internasional seperti Igorbeats, lyricslesson dari Amerika Serikat, dan Nino dari Bangkok.

Kolaborasi lintas musisi ini membuat Kasablanka terdengar dinamis, mencerminkan energi kota Jakarta yang penuh campuran gaya hidup dan karakter.

Masuki Dekade Baru

Memasuki tahun ke-10 sebagai Basboi, album Kasablanka tidak terdengar seperti seseorang yang sedang membangun persona baru. Sebaliknya, ini adalah karya dari seorang musisi yang akhirnya berhenti terlalu sibuk menjelaskan dirinya ke orang lain.

Setelah cukup waktu hidup di tengah chaos, pressure, desire, dan gaya hidup metropolitan, pertanyaan yang muncul sederhana, apakah Basboi merepresentasikan energi Kasablanka, atau justru Kasablanka yang membentuk Basboi?

Jawabannya mungkin tidak terlalu penting. Karena bagi Basboi, hidup tidak selalu soal menemukan jawaban paling benar, melainkan soal keberanian untuk mulai menanyakan pertanyaan yang tepat.

Saat ini, seluruh materi dalam album Kasablanka milik Basboi sudah tersedia di seluruh Digital Streaming Platform (DSP). []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *