Jakarta – Malam kedua Prambanan Jazz Festival 2026 semakin menegaskan makna besar “Celebrate The Joy”. Festival ini bukan hanya sekadar panggung musik, melainkan ruang kebahagiaan sederhana: berkumpul, berbagi momen, dan pulang ke tempat yang selalu terasa akrab.
Berbicara dalam keterangan resminya, Founder Prambanan Jazz Festival, Anas Alimi, menyampaikan bahwa festival ini adalah rumah yang selalu terbuka untuk siapa saja.
“Prambanan Jazz Festival adalah ruang untuk pulang, tempat menghadirkan sukacita, dan tempat orang-orang terus kembali,” ujar Anas Alimi, dikutip Reallist Media pada Senin, 6 Juni 2026.
Headliner Internasional: NIKI dan Joey Alexander
Makna “kembali pulang” semakin nyata lewat kehadiran dua nama besar dunia. NIKI, penyanyi asal Indonesia yang kini mendunia, kembali ke tanah kelahirannya untuk berbagi sukacita bersama penggemar.
Antusiasme penonton begitu besar hingga memenuhi area festival, menjadi bukti bahwa selalu ada rumah untuk kembali.
Sementara itu, Joey Alexander tampil bersama Joey Alexander Quartet featuring Jaleel Shaw, dengan special guest Dewa Budjana dan Natasha Elvira.
Joey, wajah Indonesia di panggung jazz dunia, menjadikan kepulangannya simbol bahwa prestasi global tetap berakar kuat di tanah air. Penampilannya mengajak penonton merayakan sukacita yang lahir dari rumah sendiri.
Seni Pertunjukan Wayang Bocor
Perayaan tidak hanya hadir lewat musik. Seniman Eko Nugroho menghadirkan seni pertunjukan Wayang Bocor, berkolaborasi dengan koreografer internasional Eko Supriyanto. Pertunjukan ini menjadi cerminan bahwa panggung Prambanan Jazz Festival adalah ruang perayaan bagi karya-karya tanah air yang mendunia.
Sukacita dalam Banyak Bentuk
Hari kedua Prambanan Jazz Festival 2026 membuktikan bahwa sukacita dapat hadir dalam berbagai bentuk: musik, seni rupa, hingga seni pertunjukan. Semua berpadu mempertemukan kebanggaan dan harapan dalam satu perayaan.
Baca juga: Prambanan Jazz Festival 2026 Hari Pertama Ejawantahkan Tema Celebrate The Joy
Baca juga: Bernadya, Seringai hingga Alkateri Masuk Daftar Line Up Synchronize Fest 2026
Di bawah langit Prambanan, setiap penampilan menjadi pengingat bahwa sejauh apapun perjalanan membawa seseorang melangkah, selalu ada rumah untuk pulang. []
