REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Penyanyi sekaligus aktris Mikha Tambayong kembali menghadirkan karya terbaru melalui kolaborasi spesial bersama Rayi Putra dalam lagu berjudul Jalan Tengah lewat payung label MyMusic Records.
Dalam liriknya, lagu ini mengangkat kisah tentang dua orang yang saling mencintai namun harus menerima kenyataan bahwa cinta saja terkadang tidak cukup untuk mempertahankan sebuah hubungan.
Ditulis oleh Rayi Putra bersama Ankadiov dan Wizzy yang tergabung dalam RAW Music, lagu Jalan Tengah menawarkan sudut pandang yang jarang diangkat dalam lagu perpisahan.
Alih-alih bercerita tentang pengkhianatan, pertengkaran besar, atau hubungan toxic, lagu ini justru berbicara tentang dua orang yang berusaha mempertahankan hubungan meski perlahan menyadari bahwa mereka terlalu berbeda untuk bersama.
Perbedaan-perbedaan kecil yang awalnya terlihat sepele lambat laun menjadi semakin nyata. Mulai dari preferensi sederhana seperti satu pihak yang lebih menyukai film sementara yang lain lebih menikmati membaca buku, hingga perbedaan cara pandang yang membuat keduanya kesulitan menemukan titik temu.
Meski keduanya tetap mencoba menjalani hubungan dengan harapan semuanya akan berjalan baik, seiring waktu mereka menyadari bahwa memaksakan hubungan hanya akan membuat kedua belah pihak terluka.
Single Jalan Tengah menyampaikan pesan bahwa tidak semua hubungan yang berakhir berarti gagal. Terkadang, menerima bahwa seseorang bukanlah pasangan yang tepat merupakan bentuk kasih sayang dan penghargaan terbesar terhadap hubungan yang pernah diperjuangkan bersama.
Rayi menyebut lagu ini sebagai sebuah mature break-up song, lagu perpisahan yang tidak harus dipenuhi amarah atau kesedihan mendalam. Sebaliknya, single Jalan Tengah mencoba menunjukkan bahwa dua orang dapat berpisah secara dewasa, penuh penerimaan, dan tanpa saling menyalahkan.
Bagi Mikha, proyek ini memiliki makna personal. Ia menyebut kolaborasi bersama Rayi sebagai sebuah full circle moment sekaligus dream come true. Saat mengikuti ajang pencarian bakat pada tahun 2008 di usia 13 tahun, Mikha pernah bertemu Rayi yang hadir sebagai tamu spesial.
Saat itu, Mikha diam-diam berharap suatu hari nanti dirinya dapat berduet bersama Rayi. Bertahun-tahun kemudian, harapan tersebut akhirnya terwujud lewat lagu Jalan Tengah.
Dalam proses kreatifnya, Bianca Nelwan ditunjuk sebagai vocal director, sementara mixing dan mastering dipercayakan kepada Reyner Ferdinand. Pesan yang diangkat dalam lagu ini juga diterjemahkan secara visual melalui music video yang disutradarai oleh Moedhalie.
Video tersebut menggambarkan Mikha dan Rayi sebagai sepasang kekasih yang menghabiskan waktu bersama di sebuah taman. Mikha terlihat tenggelam dalam dunia membaca, sementara Rayi sibuk merekam momen dengan kamera camcorder.
Keduanya menari bersama mengelilingi taman dalam suasana hangat, namun kebersamaan itu terhenti ketika sebuah labirin muncul. Rayi memilih berjalan ke kiri, Mikha melangkah ke kanan. Mereka melanjutkan perjalanan masing-masing sambil berharap dapat bertemu di tengah labirin.
Namun semakin jauh mereka berjalan, semakin jelas bahwa tujuan mereka berbeda. Ketika akhirnya bertemu kembali, keduanya memahami bahwa hubungan tersebut tidak dapat dipaksakan.
Alih-alih berakhir dengan pertengkaran, mereka hanya saling tersenyum dan melambaikan tangan sebelum melanjutkan perjalanan masing-masing.
Penutup sederhana ini merepresentasikan pesan utama dari lagu Jalan Tengah, yakni bahwa terkadang cinta tidak gagal, melainkan hanya tidak menemukan jalan tengahnya.
Lagu ini menjadi refleksi dewasa tentang perpisahan, sekaligus bukti konsistensi Mikha Tambayong dalam menghadirkan karya yang relevan dengan pengalaman banyak orang.
Baca juga: Tongclay Siahaan Rilis 6 Karya Musik dengan 6 Artis Berbeda
Baca juga: Melanie Subono Jadi Kolaborator di Single Rakyat Tiri Milik DRB
Saat ini, single Jalan Tengah milik Mikha Tambayong dan Rayi Putra sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital dan kanal YouTube resmi Mikha Tambayong.[]
