REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Suasana festival musik Pestapora digambarkan begitu riuh dalam final trailer film terbaru produksi Imajinari berjudul Operasi Pesta Copet.
Di tengah keramaian itu, empat sahabat— Ijal (Iqbaal Ramadhan), Adut (Kristo Immanuel), Tia (Zulfa Maharani), dan Melodi (Kawai Labiba)—menjalankan misi yang terdengar mustahil, yakni menggondol 300 handphone dari ribuan penonton konser.
Trailer memperlihatkan bagaimana rencana yang awalnya penuh semangat berubah menjadi ketegangan. Satu demi satu, persahabatan mereka diuji. Ada yang ingin keluar dari lingkaran, ada yang tetap bertahan demi tujuan pribadi.
Namun, di balik aksi copet yang menjadi premis, film ini sesungguhnya berbicara tentang ikatan manusia yang rapuh namun berharga: persahabatan.
Berbicara dalam keterangan tertulisnya, sutradara debutan Edy Khemod menuturkan dengan jujur. Dia bilang, menyutradarai film panjang pertama itu keputusan yang cukup nekat lantaran mengambil latar di tengah festival musik yang sangat besar.
“Tapi, justru di situ letak jiwanya,” ucap Edy Khemod, dikutip Reallist Media pada Minggu, 16 Agustus 2026.
“Kami ingin penonton merasakan bahwa dibalik hiruk-pikuk festival dan aksi copet yang menegangkan, ada emosi jujur tentang orang-orang terpinggirkan yang saling memilih untuk jadi keluarga,” tuturnya.
Lewat film ini, kata Edy Khemod, salah satu hal yang ingin ia potret adalah bagaimana di dunia yang keras, solidaritas justru adalah hal yang paling berharga.
Kalimat Edy Khemod terasa relevan dengan kondisi sosial saat ini. Film Operasi Pesta Copet mencoba menangkap realitas tersebut dengan kemasan komedi yang jenaka, namun tetap menyimpan kritik sosial yang tajam.
Banyak orang menghadapi kenyataan pahit: sulitnya mencari pekerjaan, biaya hidup yang terus meningkat, dan pilihan hidup yang semakin sempit. Dalam situasi seperti itu, sahabat sering kali menjadi satu-satunya pegangan.
Di sisi lain, Ernest Prakasa yang bertindak sebagai produser mengatakan bahwa dengan kemasan yang jahil dan jenaka, pesan serius dan yang menjadi kritik di film ini.
“Serta kisah drama yang ada, bisa tersampaikan dengan renyah oleh Khemod,” katanya.
Bagi Iqbaal Ramadhan, pengalaman ini bukan hanya soal peran baru, melainkan perjalanan menemukan keluarga baru. Menurutnya, proses jusru menjadi bagian paling menyenangkan baginya.
“Aku secara harfiah menemukan keluarga baru di ‘Operasi Pesta Copet’. Bertemu dengan sahabat baru dan mentor yang selalu tidak pelit ilmu dan memberikan kesempatan menggandeng kami yang muda-muda ini terus berjalan. Ini proses paling rewarding,” ujarnya.
Selain Iqbaal, film ini juga menghadirkan Kristo Immanuel, Zulfa Maharani, Kawai Labiba, serta debut akting Fauzan Lubis, vokalis band Sisitipsi. Kehadiran mereka memperkaya dinamika cerita, menghadirkan karakter yang beragam dengan latar belakang dan motivasi masing-masing.
Dengan dukungan produser berpengalaman seperti Ernest Prakasa, Dipa Andika, Iqbaal Ramadhan, dan James Erlangga, serta keberanian Edy Khemod dalam debut penyutradaraan, film Operasi Pesta Copet diharapkan mampu menghadirkan tontonan yang segar, menghibur, sekaligus menyentuh.
Baca juga: Habib Jafar Ajak Tokoh Lintas Agama Tonton Film Seni Merayu Tuhan
Baca juga: Film Empat Musim Pertiwi Bakal Tayang Perdana di TIFF 2026
Film Operasi Pesta Copet diagendakan tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. []




