Jakarta – Menjelang comeback besar BTS, perhatian dunia kembali tertuju pada salah satu membernya, Jimin, yang baru saja meluncurkan versi LP individu dari album penuh kelima BTS, ARIRANG, berjudul Burgundy.
Fenomena penjualan vinyl ini langsung mencuri sorotan karena terjual habis dalam waktu singkat di berbagai retailer internasional.
Peluncuran Burgundy menjadi bukti nyata bahwa Jimin memiliki daya tarik luar biasa sebagai artis solo. Vinyl ini ludes di platform besar seperti Weverse Shop dan Target di Amerika Serikat, Fnac di Prancis, Sunrise Records di Kanada, serta iHeartKpop di Australia.
Antusiasme penggemar di Amerika Utara, Eropa, dan Oseania menunjukkan bahwa pengaruh Jimin tidak terbatas pada satu wilayah, melainkan benar-benar mendunia.
Fenomena Penjualan Global
Salah satu sorotan utama datang dari Prancis. Fnac, ritel budaya terbesar di negara tersebut, melaporkan bahwa LP Jimin terjual habis bahkan setelah dilakukan restock lebih dari tiga kali.
Fakta ini menegaskan betapa besar permintaan akan karya solo Jimin di pasar Eropa, sekaligus memperlihatkan kekuatan fandom BTS yang tetap solid meski grup sempat hiatus.
Di Amerika Serikat, vinyl Burgundy juga langsung habis di Weverse Shop dan Target, dua platform penjualan utama yang biasanya mampu menampung permintaan besar.
Hal serupa terjadi di Kanada dan Australia, di mana Sunrise Records dan iHeartKpop melaporkan stok yang cepat menghilang hanya dalam hitungan jam.
Dampak Jimin sebagai Artis Solo
Penggemar menilai fenomena ini sebagai pengingat akan dampak luar biasa Jimin sebagai artis solo. Sebelumnya, ia mencatat sejarah sebagai artis solo K-Pop pertama yang menduduki posisi No. 1 di Billboard Hot 100.
Prestasi tersebut memperkuat statusnya sebagai ikon global yang mampu bersaing dengan musisi internasional papan atas.
Penjualan vinyl Burgundy semakin menegaskan bahwa Jimin memiliki basis penggemar yang loyal dan tersebar di seluruh dunia. Hal ini juga menjadi indikator kuat bahwa comeback BTS akan mendapat sambutan luar biasa, dengan Jimin sebagai salah satu motor penggerak popularitas grup.
Sorotan Penampilan Jimin di Teaser Netflix
Selain penjualan album, Jimin juga menjadi bahan perbincangan hangat berkat penampilannya di teaser comeback Netflix. Ia tampil dengan rambut pirang dan aura elegan yang khas, membuat penggemar semakin antusias menyambut kembalinya BTS.
Visual baru Jimin ini dianggap sebagai simbol transformasi sekaligus bukti bahwa ia terus bereksperimen dengan gaya dan citra artistiknya.
Jimin dan Momentum Comeback BTS
Fenomena penjualan vinyl Burgundy membuktikan bahwa Jimin tetap berada di puncak popularitas global. Dengan permintaan tinggi di berbagai retailer internasional, ia menunjukkan bahwa pengaruhnya sebagai artis solo tidak hanya bertahan, tetapi juga semakin kuat.
Menjelang comeback BTS, keberhasilan Jimin menjadi sinyal positif bagi HYBE dan industri K-Pop secara keseluruhan. Antusiasme penggemar terhadap karya solonya akan menjadi modal besar untuk menyukseskan kembalinya BTS ke panggung musik dunia.
Baca juga: Usher dan Justin Bieber Terlibat Perseteruan di After Party Gelaran Oscar 2026
Baca juga: Grup Kpop BTS Comeback, Saham HYBE Justru Anjlok
Dengan prestasi Billboard dan penjualan vinyl yang luar biasa, Jimin sekali lagi menegaskan dirinya sebagai salah satu ikon musik global paling berpengaruh saat ini. []

