Kukudabukon Rilis Single Menerka Sampai Mati Jelang Album Perdana

Kukudabukon Rilis Single Menerka Sampai Mati Jelang Album Perdana

Jakarta – Unit alternatif asal Jakarta Timur, Kukudabukon, resmi meluncurkan single terbaru berjudul Menerka Sampai Mati. Lagu ini menjadi penutup rangkaian single menuju album penuh perdana mereka yang dijadwalkan rilis pada tengah atau akhir April mendatang.

Kehadiran trek ini semakin memperkuat identitas Kukudabukon sebagai band dengan narasi kontemplatif yang tajam dan sonik yang khas.

Dalam penulisan lirik, single Menerka Sampai Mati melanjutkan eksplorasi mendalam Kukudabukon setelah sebelumnya mereka mengangkat isu eksternal seperti pelanggaran HAM di Memoar Tak Tercatat dan mengobservasi tekanan eksternal terhadap diri di Siasat Merengkuh Tubuh.

Kali ini, mereka menyajikan sesuatu yang lebih personal, yakni isi kepala mentah tentang kelelahan batin akibat terkaan yang tak kunjung menemukan jawaban.

Siklus berulang yang digambarkan dalam potongan lirik “Kubutuh tertidur” tetapi “Terus terbangun” serta imagery menyakitkan seperti “Pendar cahaya tajam mencongkel mataku” merangkum proses kelelahan mental yang menjadi inti dari lagu ini.

Secara musikal, lagu ini menghadirkan atmosfer yang memikat. Vokal lirih Aldi menuntun pendengar dengan tinggi rendah yang menambah kedalaman pada lirik puitis, sementara vokal perempuan yang mengucap “Aku menerka sampai mati” sesekali membentur vokal utama, menciptakan kontras yang memperkuat nuansa depresif narasi.

Strum gitar dengan nuansa laidback berpadu dengan hentakan drum bergema besar yang konstan, menghasilkan irama yang tidak membosankan sepanjang lebih dari tiga menit durasi lagu.

Suntikan synth dan pola drum yang semakin memuncak di bagian akhir menambah intensitas, menghadirkan nuansa akhir dunia yang mengingatkan pada atmosfer musik Tame Impala satu dekade lalu.

Grup band alternatif, Kukudabukon. (Foto: Istimewa)
Grup band alternatif, Kukudabukon. (Foto: Istimewa)

Kukudabukon sendiri terdiri dari Aldiansyah Azura atau Lele pada vokal, Abdul Latif R.F. atau Sitokosis pada lead guitar, Fahmiologi pada rhythm guitar, Yo pada bass guitar, dan Eso pada drum.

Formasi ini menghadirkan chemistry yang kuat dalam setiap rilisan mereka, dengan karakter musik yang konsisten namun tetap berani bereksperimen.

Lagu Menerka Sampai Mati menjadi bukti bahwa Kukudabukon mampu menghadirkan karya yang relevan sekaligus emosional, menjadikan lagu ini sebagai soundtrack tepat untuk slowdance di tengah kiamat diri.

Dengan rilisnya single ini, Kukudabukon semakin menegaskan eksistensi mereka di kancah musik alternatif Indonesia. Album penuh perdana yang akan hadir dalam waktu dekat menjadi salah satu rilisan yang paling ditunggu, terutama oleh para pendengar yang telah mengikuti perjalanan mereka sejak awal.

Lagu Menerka Sampai Mati bukan hanya sekadar penutup rangkaian single, tetapi juga pintu masuk menuju eksplorasi lebih luas yang akan ditawarkan dalam album debut mereka.

Baca juga: NEONA Eksplorasi Genre Hip-Dut Lewat Single Lupa!

Baca juga: Man Sinner Rilis Versi Audio Single Bumi Menangis (Unplugged)

Saat ini, single Menerka Sampai Mati milik Kukudabukon sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik daring. []

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *