Jakarta – Grup band emo asal Jakarta, Killing Me Inside Re:union, resmi comeback dengan merilis single terbaru berjudul Senyawa dan Candu.
Setelah terakhir tampil di panggung pada September tahun lalu dan sang vokalis Onadio Leonardo (Onad) menjalani rehabilitasi selama tiga bulan, band ini langsung tancap gas dengan karya baru yang berbeda dari rilisan mereka sebelumnya.
Lagu Senyawa dan Candu diciptakan Onad saat menjalani masa rehabilitasi, menjadikannya karya yang sangat personal.
“Ini adalah bentuk penyesalan terbesar gue karena membuat kesalahan fatal,” ucap Onadio, dikutip Reallist Media pada Selasa, 24 Februari 2026.
“Saat rehab, gue nggak tau mau ngapain, akhirnya gue nulis lagu lagi. Gue belum pernah bikin lagu se-personal ini. It’s all about me,” tuturnya.
Ia menulis lirik dan lagu sendiri, sementara penggarapan musik dibantu oleh Raka, Sansan, dan Rudye, eks personel yang masih mendukung Killing Me Inside Re:union. Menurut Onad, rekan-rekan band langsung menerima karyanya yang berbeda dari lagu-lagu sebelumnya.
“Mereka bilang ini lo banget. Momennya pas, gue baru selesai rehab, dan akhirnya kita sepakat untuk jalanin,” ucapnya.
Single ini sekaligus menandai era baru Killing Me Inside Re:union, dengan penggunaan bahasa Indonesia untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, serta gaya musik yang lebih pop dan visual yang lebih ceria.
“Kita mau rebranding lagi, kayak waktu itu dari era The Tormented ke Biarlah. Gue ngerasa ini ramuan Killing Me Inside Re:union yang paling pas. Pop-nya Killing Me Inside Re:union tuh segini,” tutur Onad.
Ia juga menegaskan bahwa tahun ini akan menjadi momentum penting bagi band, dengan rencana merilis EP setelah sekian lama hanya menghadirkan single.
Baca juga: Sambut Ramadan 2026, Ady Eks NAFF Lepas SIngle Berbisik Lirih
Baca juga: Nisa Farella Lepas Single Comeback Bertajuk Legowo
Saat ini, single Senyawa dan Candu kini milik Killing Me Inside Re:union sudah tersedia di berbagai platform digital streaming. []

