Ramaikan Idul Fitri 2026, Wijaya 80 dan Sal Priadi Rilis Single Bulan Bintang, Garis Menyilang

Ramaikan Idul Fitri 2026, Wijaya 80 dan Sal Priadi Rilis Single Bulan Bintang, Garis Menyilang

Jakarta – Meramaikan momen Hari Raya Idul Fitri 2026, grup musik Wijaya 80 berkolaborasi dengan penyanyi Sal Priadi merilis single terbaru berjudul Bulan Bintang, Garis Menyilang. Lagu ini mengangkat tema cinta kasih lintas keyakinan dan keberanian untuk tetap bertahan di tengah perbedaan.

Lagu ini diciptakan bersama oleh Ardhito Pramono, Erikson Jayanto, Hezky Joe (Wijaya 80) dan Sal Priadi. Premis lirik diambil dari kisah nyata yang dialami salah satu personel Wijaya 80, sehingga menghadirkan nuansa emosional yang kuat.

Menurut Erikson Jayanto, yang juga bertindak sebagai produser, lagu ini menjadi karya paling mengena di hati, terutama bagi Sal Priadi.

“Sal sangat tersentuh sama lagu ini. Dia sangat ngejar lagu ini untuk dijadikan proyek kolaborasi kita. Entah kenapa, untuk lagu satu ini, Sal tidak mau melewatkannya dan kami sepakat,” ujar Erikson, dikutip Reallist Media pada Selasa, 24 Maret 2026.

Titik Pertemuan di Tengah Perbedaan

Ardhito Pramono menambahkan bahwa tema cinta beda keyakinan adalah isu yang terus hadir dari masa ke masa.

“Kayaknya kita dari dulu selalu bertemu dengan persoalan ini. Lucunya, kita semua nggak bisa ngapa-ngapain selain menerima,” ucapnya.

Kolaborasi ini mempertemukan nuansa pop klasik Indonesia khas Wijaya 80 dengan lirik puitis kontemporer ala Sal Priadi.

Hasilnya adalah sebuah karya yang mencoba memberikan pembacaan lebih lanjut tentang cinta yang kerap dibatasi aturan, namun tetap bisa bertemu di satu titik.

Hezky Joe, yang tengah mengalami langsung latar cerita lagu ini, menyebut bahwa karya tersebut juga menjadi wahana untuk mempertanyakan batas perbedaan.

Lagu Lebaran yang Menyatukan

Perilisan single Bulan Bintang, Garis Menyilang yang bertepatan dengan momen Idul Fitri bukan tanpa alasan. Menurut Hezky, lagu ini bisa menjadi teman bagi pendengar yang merayakan cinta kasih di tengah perbedaan.

“Kayaknya akan banyak yang relate, di kala ada orang yang saling mencinta, tapi harus merayakan kasih Tuhan di dua hari raya yang berbeda,” tuturnya.

Sal Priadi menambahkan bahwa meski awalnya lagu ini disiapkan untuk Natal, ia merasa lebih bijak untuk merilisnya menjelang Lebaran.

“Rasanya momen lebaran ini kelak harus bisa dirayakan bersama. Hari raya selalu jadi momen pertemuan sepasang kekasih dengan keluarga besar. Maka lagu ini diciptakan juga untuk jadi pengantar, jadi teman, bagi pasangan berbeda latar dalam merayakan hari penuh kasih Tuhan ini,” ujarnya.

Awal Kolaborasi Baru

Menurut Erikson, lagu ini akan menjadi pembuka kolaborasi antara Wijaya 80 dan Sal Priadi.

“Harapannya pasti banyak panggung ke depannya, dan banyak proyek-proyek lain yang akan kita kerjakan bareng Sal,” tuturnya.

Baca juga: Rayakan Imlek, Nadine Abigail, Sheny Liega, Safa Polly, dan Alexandra Jessica Rilis Single Lampion Menyala

Baca juga: Diprotes AKSI Terkait Distribusi Royalti yang Macet, LMKN Masih Bungkam

Saat ini, single Bulan Bintang, Garis Menyilang milik Wijaya 80 dan Sal Priadi sudah dapat dinikmati di seluruh layanan pemutar musik digital. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *