Jakarta – Platform streaming Viu kembali menghadirkan tontonan segar untuk generasi muda lewat serial terbaru berjudul Garam Muda (Gairah Masa Muda).
Drama romansa komedi ini terdiri dari 12 episode berdurasi sekitar 60 menit dan akan tayang pada 2026. Menariknya, serial ini menjadikan fenomena musik hipdut – perpaduan hip-hop dan dangdut yang tengah digemari anak muda – sebagai dunia utama ceritanya.
Kisah Garam Muda berpusat pada Kaizen, siswa populer di sekolah menengah elit. Hidupnya yang teratur berubah ketika ia kembali bertemu Annet, gadis yang dulu pernah melindunginya dari perundungan.
Sikap Annet yang apa adanya membuat Kaizen tertarik, hingga ia diam-diam masuk ke dunia hipdut demi bisa lebih dekat dengannya. Namun, ketertarikan itu harus ia sembunyikan dari lingkaran pertemanan yang sangat peduli pada status sosial.
Bergabung dengan Annet dan kelompoknya yang bermimpi menjadi musisi viral, Kaizen menghadapi tekanan pergaulan, cinta segitiga, dan ketakutan lamanya, yakni kembali menjadi anak yang tersisih.
Serial ini berbeda dari drama remaja kebanyakan karena musik hipdut tidak hanya menjadi latar, tetapi juga ruang utama tempat karakter bertemu, bermimpi, dan berkonflik.
Dengan pendekatan tersebut, Garam Muda merekam selera musik anak muda Indonesia hari ini ke dalam format cerita panjang.
Peran Kaizen dimainkan oleh Junior Roberts, aktor yang sebelumnya dikenal lewat serial Private Bodyguard dan Algrafi. Lawan mainnya, Aisyah Aqilah, berperan sebagai Annet setelah sebelumnya membintangi Aku Tak Membenci Hujan.
Pertemuan keduanya dalam satu judul menjadi daya tarik tersendiri, karena masing-masing membawa basis penonton dari karya remaja populer yang mereka bintangi.
Dengan total 12 episode, Garam Muda diharapkan menjadi salah satu serial remaja paling relevan di 2026.
Baca juga: Film Foufo Hadirkan Komedi Sci-Fi Berbudaya Madura Pertama di Indonesia
Baca juga: Scarlett Johansson Bakal Bintangi Film The Batman: Part II
Selain menghadirkan kisah cinta dan pertemanan, serial ini juga memperkenalkan hipdut sebagai bagian dari budaya populer yang tengah berkembang pesat di Indonesia. []
