Sigit Wardana Lepas Mini Album Solo Bertajuk Eksisten!

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Penyanyi solo sekaligus vokalis Basejam, Sigit Wardana, resmi merilis mini album terbarunya bertajuk Eksisten! sebagai langkah baru dalam perjalanan karier musik solonya.

Mini album ini menjadi bukti bahwa Sigit tetap konsisten berkarya, terus berkembang, dan siap menunjukkan identitas musikalnya melalui lima lagu yang sarat dengan pengalaman hidup serta emosi personal.

Hadirkan Lima Lagu

Dalam Eksisten!, Sigit menghadirkan lima lagu yang memiliki benang merah berupa cerita kehidupan sehari-hari, perjalanan karier, hingga pembuktian diri sebagai musisi yang tetap eksis.

“Thank you banget! EP ini gue kasih judul ‘Eksisten!’ pakai tanda seru. Ini semacam statement tegas dari gue,” ujar Sigit Wardana, dikutip Reallist Media pada Jumat, 21 Agustus 2026.

“Di tengah segala dinamika hidup dan perjalanan karier musik selama ini, EP ini jadi penanda kalau gue masih ada, masih bersuara, dan berkomitmen untuk tetap eksisten seutuhnya lewat karya solo,” ucapnya.

Menurut Sigit, format mini album dengan lima lagu adalah pilihan paling tepat. Selain mengikuti tren industri musik saat ini, jumlah tersebut dinilai cukup untuk menyampaikan cerita sekaligus membuat pendengar penasaran menantikan karya berikutnya.

“Lima lagu itu porsinya pas. Nggak terlalu sedikit buat bercerita, tapi juga cukup bikin orang penasaran menunggu rilisan gue selanjutnya,” tuturnya.

Song List EP Eksisten!

Lima lagu yang tersemat di mini album ini merupakan gabungan dari tiga lagu remake dan dua lagu baru. Seluruh lagu dipilih dari materi-materi yang berbeda. Lagu-lagu tersebut masing-masing berjudul:

  1. Bis Kota
  2. Saat Bahagia
  3. Luka Tak Berdarah
  4. Oh Tak Mungkin
  5. Ramadan Raya

EP Paling Personal

Meski sekitar 60 persen isi mini album merupakan lagu remake, Sigit menegaskan bahwa seluruh lagu dipilih berdasarkan pengalaman hidup yang pernah ia alami.

“Walaupun sebagian besar lagu di EP ini remake, semuanya benar-benar gue pilih karena sesuai dengan apa yang pernah gue alami,” katanya.

“Kalau di band kita sering kompromi ide, tapi di proyek solo ini gue bisa lebih jujur sama apa yang gue rasain,” tutur Sigit.

Sebagai solois, Sigit merasakan kebebasan berekspresi yang lebih luas dibandingkan saat berkarya bersama band. Ia bisa menentukan arah musik, karakter vokal, hingga emosi yang ingin disampaikan.

“Kalau di band prosesnya demokrasi banget. Tapi sebagai solois, gue jadi seperti sutradara tunggal buat visi musik gue sendiri,” katanya.

Tantangan Lagu Remake

Sigit mengakui tantangan terbesar dalam menggarap mini album ini adalah menghadirkan identitas baru pada lagu-lagu remake tanpa menghilangkan esensi karya aslinya.

“Tantangan terbesarnya adalah melepaskan bayang-bayang versi original. Gue ingin lagu-lagu itu tetap terasa ‘Sigit banget’ tanpa terdengar memaksakan,” ucapnya.

Proses pemilihan lagu dilakukan dengan seleksi panjang. Urutan track disusun berdasarkan alur suasana: dimulai dengan lagu upbeat, berlanjut ke lagu emosional, lalu ditutup dengan nuansa bahagia agar pendengar menikmati keseluruhan EP tanpa melewatkan satu pun lagu.

Satu Lagu Ciptaan Sigit

Dari lima lagu yang terdapat dalam Eksisten!, hanya satu lagu yang ditulis langsung oleh Sigit. Ia menegaskan bahwa konsep EP ini memang diarahkan untuk membawakan karya lama maupun lagu musisi lain yang memiliki makna mendalam dalam hidupnya.

“Bukan karena lagi nggak bikin lagu. Memang konsep EP ini dari awal untuk membawakan lagu-lagu lama dan karya orang lain. Lagu-lagu ciptaan gue sendiri sudah siap untuk rilisan berikutnya,” tuturnya.

Menariknya, lagu Saat Bahagia sempat hampir tidak masuk ke daftar track. Awalnya Sigit merasa lagu tersebut belum memiliki warna berbeda dibandingkan versi aslinya.

Namun setelah beberapa kali mengganti aransemen dan berdiskusi dengan produser, lagu itu justru menjadi salah satu kekuatan utama dalam EP.

“Setelah beberapa kali ganti aransemen dan produser musik, ternyata lagu ini justru jadi salah satu lagu yang paling kuat di EP dan bikin keseluruhan album terasa lebih dinamis,” kata dia.

Kolaborasi dengan Musisi dan Produser

Dalam proses produksi, Sigit bekerja sama dengan sejumlah nama di industri musik Indonesia. Tiga lagu remake hadir atas izin penciptanya, yaitu Pamungkas NM, Oncy Ungu, Alexander Ongko, serta karya almarhum Bartje Van Houten.

Untuk produksi musik, Sigit mempercayakan proses kreatif kepada Acoy dari Rocker Kasarunk. Dukungan juga datang dari AFE Records sebagai label yang menaungi Sigit.

Harapan Sigit Wardana

Lewat mini album Eksisten!, Sigit berharap karya terbarunya tidak hanya menjadi hiburan bagi penikmat musik Indonesia, tetapi juga mampu menginspirasi siapa pun untuk terus bertahan, berkembang, dan membuktikan eksistensi melalui karya.

Mini album ini menjadi awal dari babak baru perjalanan solo Sigit, sekaligus penegasan bahwa dirinya masih memiliki banyak cerita yang siap dibagikan kepada para pendengar.

Baca juga: Unit Trio Guernica Club Rilis Single Rewind

Baca juga: Grup Band Listen! Perkenalkan Diri Lewat Single Lupakan Saja

Saat ini, seluruh materi di album Eksisten! milik Sigit Wardana sudah tersedia di seluruh peron pemutar musik digital. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *