Cerita Jasad, Deadsquad, dan Death Vomit Ditipu Promotor Metal di Eropa

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Tiga band cadas asal Indonesia, Jasad, Deadsquad, dan Death Vomit, mengalami kejadian tak mengenakkan di tanah Eropa. Sehubungan dengan rangkaian tur mereka, ketiga band tersebut batal tampil di Kota Cork, Irlandia, dan London, Inggris lantaran promotor yang bermasalah.

Dalam sebuah postingan kolaborasi di Instagram antara Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit, mereka menyampaikan bahwa tur bersama Diablo Productions mengalami masalah serius sehingga mengakibatkan pembatalan konser di dua kota tersebut.

“Kami ingin menginformasikan bahwa tour kami bersama Diablo Productions mengalami masalah serius yang mengakibatkan batalnya pertunjukan di Cork (Irlandia) dan London (Inggris). Berbagai hal yang telah dijanjikan dan disepakati, termasuk venue, transportasi, akomodasi, dan komunikasi, tidak dipersiapkan dan dijalankan dengan baik,” tulis ketiga band tersebut, dikutip Reallist Media pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Mereka juga mengatakan bahwa terdapat masalah dengan pihak venue yang tidak pernah direservasi sebelumnya oleh pihak promotor.

“Salah satu masalah terjadi pada show London, yang akhirnya dibatalkan oleh pihak venue. Pihak venue kemudian menghubungi kami secara langsung melalui Instagram dan menjelaskan bahwa Diablo Productions tidak pernah secara resmi mereservasi atau menyewa venue tersebut. Pihak venue juga menjelaskan bahwa mereka telah berulang kali mencoba menghubungi Diablo melalui email dan telepon untuk mendapatkan konfirmasi, namun tidak mendapatkan respons,” kata mereka.

Selain masalah venue, mereka juga mengabarkan bahwa pihak promotor gagal menyediakan akomodasi dan transportasi sehingga menyebabkan pembatalan pada penampilan mereka di Irlandia dan Inggris.

Mereka juga menyampaikan kekecewaan dan kerugian kepada pihak promotor atas kejadian tidak mengenakkan ini. Mereka sekaligus mewanti-wanti para pelaku industri lainnya agar berhati-hati atas kejadian serupa di Eropa.

“Dengan berbagai komitmen yang tidak terpenuhi dan kerugian yang kami alami, kami merasa sangat dirugikan dan dikecewakan oleh Diablo Productions. Kami menyampaikan pernyataan ini sebagai bentuk transparansi, sekaligus sebagai peringatan bagi para pelaku di industri musik, khususnya penggiat extreme music di mana pun berada,” tulis mereka.

Menurut pemain bas dari band Jasad, Yuli Darma, pembatalan tersebut dikabarkan karena terdapat sejumlah masalah dengan promotor Diablo Productions. Akomodasi, transportasi, dan hal lain ikut terabaikan akibat janji yang tidak sesuai dari pihak promotor.

“Alasan dari si promotor yang Irlandia itu tidak sesuai janjinya, jadi akomodasi, transportasi, dan hal-hal lain itu terabaikan,” kata Yuli dalam wawancaranya bersama awak media.

Karena masalah tersebut, rombongan yang berisi 16 personel dan kru itu mendapatkan bantuan berupa tumpangan tempat tinggal dari diaspora di Irlandia bernama Ailsa Dempsey.

“Akhirnya kita minta tolong diaspora di Irlandia dan mereka menampung kami,” katanya.

Sang basis menyebut bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat. Bahkan, diaspora di Irlandia membantu menggalang dana lewat GoFundMe dengan target EUR 10.000 atau sekitar Rp170 jutaan untuk mereka.

Dana tersebut digunakan untuk operasional, juga biaya tiket transportasi pesawat plus darat untuk melanjutkan tur mereka ke Eindhoven, Belanda, pada 20 Agustus 2026.

“Cuma kemarin itu karena budaya di Eropa sini, di Irlandia ya semacam itu lah, ada kalau misalkan ada anggaplah musibah dan lain-lain itu mereka menggalang dengan GoFundMe. Iya, tercukupi untuk perjalanan dari Irlandia ke sini,” ucap Yuli.

Baca Juga: Kanye West Jadi Bintang AS Pertama yang Konser Di Rusia Usai Konflik Ukraina

Baca Juga: The Calling Bakal Jadi Band Pembuka Konser The Script di Jakarta 2027

Kini, Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit sendiri sudah kembali melanjutkan tur mereka. Tur ketiga band tersebut juga sudah diambil alih oleh promotor baru, yaitu DF Bookings.

Magang
Kahfi Reihan
Jurnalistik, UIN Syarifhidayatullah
22 Agustus 2026

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *