Geisha dan Momo Reuni di Synchronize Fest 2026, Rayakan 23 Tahun Perjalanan Musik

REALLISTMEDIA.COM – Panggung festival musik Synchronize Fest 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta, mendadak menjadi saksi dari salah satu momen paling bersejarah di kancah musik tanah air pada Jumat malam, 16 Oktober 2026.

Grup band Geisha secara mengejutkan menghadirkan momen reuni yang telah lama dinanti-nantikan oleh para penikmat musik Indonesia, dengan menggandeng mantan vokalis mereka, Narova Morina Sinaga atau yang akrab disapa Momo.

Kehadiran Momo di atas panggung bersama formasi Geisha saat ini tidak hanya mengobati kerinduan para penggemar setianya, MyGeisha, tetapi juga menjadi perayaan puncak atas eksistensi band pelantun Lumpuhkan Ingatanku tersebut yang telah menginjak usia 23 tahun di industri musik.

Kemeriahan malam itu dimulai ketika Geisha naik panggung dengan diperkuat oleh vokalis saat ini, Regina Poetiray, bersama para personel inti lainnya yaitu Nard, Roby, Aan, Dhan, dan Alif. Mereka langsung menggebrak penonton lewat tembang hits pembuka berjudul Tak Kan Pernah Ada.

Suasana kian hangat tatkala Regina menyapa ribuan penonton yang memadati area panggung Synchronize Fest 2026. Ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pencapaian panjang band yang telah membesarkan namanya tersebut.

“Teman-teman kasih tepuk tangan yang meriah untuk Synchronize Fest,” ucap Regina, dikutip Reallist Media pada Sabtu, 17 Oktober 2026.

“Kita senang sekali pastinya kami Geisha, kami keluarga Geisha, we are so very happy and also very grateful pastinya kita bisa merayakan perjalanan 23 tahun Geisha. Terima kasih banyak,” katanya.

Aksi panggung kemudian dilanjutkan dengan deretan lagu populer yang melekat di hati pendengar, seperti Cukup Tak Lagi, Pergi Saja, Kering Air Mataku, dan Cinta dan Benci.

Bagi Regina, berbagi panggung dalam perayaan ini terasa seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan. Ia mengenang masa lalunya saat masih duduk di bangku sekolah dan hanya bisa menyaksikan idolanya tersebut melalui layar televisi.

“Jadi, aku benar-benar sangat bersyukur. Aku yang tadinya, wow, aku jujur anak bocil tapi aku bisa share the same stage, aku bisa bernyanyi bersama, dan akhirnya aku bisa menjadi keluarga besar dari Geisha,” tuturnya.

“Ini sebuah perjalanan yang luar biasa. Dan pastinya yang tadinya aku melihat mereka di layar televisi waktu aku di bangku sekolah tapi sekarang aku disini,” kata Regina.

Momen yang paling ditunggu-tunggu oleh penonton akhirnya tiba. Tak berselang lama setelah penampilan bersama Regina, Momo melangkah ke atas panggung menyusul rekan-rekan sebandnya.

Bersama Geisha, Momo kembali membawakan lagu Cinta dan Benci, membuat ribuan penonton bernyanyi serentak dalam koor massal yang megah.

Di sela-sela penampilannya, suasana berubah menjadi haru. Momo secara terbuka mengungkapkan perasaan emosionalnya bisa berdiri berdampingan lagi dengan band yang telah membesarkan namanya itu setelah sekian lama berpisah. Ia bahkan mengaku harus berjuang menahan air mata agar tidak mengganggu performanya.

“Tapi yang pasti, malam ini saya terharu. Bahwa tidak semua cerita hidup ini harus kita lihat siapa yang salah dan siapa yang benar. Karena pada akhirnya, sebuah cerita dan perjalanan tidak bisa kita saling melupakan satu sama lain,” ujar Momo.

Dalam momen yang intim tersebut, Momo juga meminta para personel Geisha untuk berkumpul di bagian depan panggung. Ia menyampaikan sebuah pesan mendalam tentang arti kebersamaan dan bagaimana seseorang sering kali baru menyadari nilai dari orang terdekat setelah kehilangan mereka.

“Saya mau ngomong di depan mereka semuanya, bahwa sering sekali kita baru mengerti arti seseorang setelah kehilangan,” kata Momo. “Dan Synchronize Fest, we are Geisha!” ucapnya.

Meski telah bertahun-tahun tidak bernyanyi bersama dalam satu panggung resmi, karakter vokal khas Momo terbukti tidak banyak berubah.

Suara serak-serak basah yang menjadi ciri khasnya kembali menghipnotis penonton lewat rentetan lagu andalan era awal Geisha, mulai dari Selalu Salah, Karena Kamu, Cobalah Mengerti, Jika Cinta Dia, hingga Lumpuhkan Ingatanku.

Sebagai penutup dari segmen reuni yang magis ini, panggung Synchronize Fest 2026 disuguhkan sebuah kolaborasi langka yang belum pernah terjadi sebelumnya, yakni duet antara Momo dan Regina Poetiray.

Keduanya bersama-sama menyanyikan lagu Kamu Yang Pertama, menandakan harmoni dan kedewasaan hubungan di antara keluarga besar Geisha.

Baca juga: 9 Dewa Gitar Indonesia Jadi Pembuka Konser Guns N’ Roses di Jakarta 2026

Baca juga: The Changcuters Serukan Doa untuk Korban Karhutla di Synchronize Fest 2026

Reuni di Synchronize Fest 2026 ini tidak sekadar menjadi ajang nostalgia semata, melainkan sebuah bentuk pendewasaan dan rekonsiliasi artistik yang membuktikan bahwa karya musik yang baik akan selalu menemukan jalan untuk merayakan sejarahnya dengan indah. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *