REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Grup musik Manusia Aksara resmi merilis single terbaru berjudul Tanda Tanya. Peluncuran karya ini menandai kembalinya band asal Jakarta tersebut ke kancah musik digital setelah melewati masa vakum selama kurang lebih satu tahun.
Lebih dari sekadar rilisan lagu biasa, momentum ini menjadi titik tolak transformasi struktural bagi band yang digawangi oleh Hafizh Weda (vokal), Nicko Prabowo (gitar), Jowel Tirta (bas), dan Hendrie Leite (gitar) tersebut.
Keputusan Keluar dari Label
Setelah sekitar satu tahun tiga bulan bernaung di bawah salah satu label rekaman lokal, Manusia Aksara memutuskan untuk menempuh jalur independen dalam melanjutkan perjalanan karier bermusik mereka.
Gitaris Manusia Aksara, Hendrie Leite, menjelaskan bahwa keputusan untuk keluar dari label rekaman bukan didasari oleh ambisi konfliktual, melainkan bentuk kesadaran kolektif untuk memikul tanggung jawab profesional yang lebih besar terhadap keberlangsungan band.
“Keluar dari label gak membuat kita jadi berbangga hati atau ada perasaan ingin membuktikan bahwa kita bisa lebih. Enggak sama sekali,” ucap Hendrie Leite, dikutip Reallist Media pada Jumat, 16 Oktober 2026.
“Malahan kita semua jadi harus lebih bertanggung jawab terhadap band ini. Objektif kita berkarya dan bisa sukses di jalur yang kita pilih,” ujar dia.
Kritik Terhadap Tekanan Sosial
Dari aspek naratif, single Tanda Tanya yang liriknya ditulis oleh Hafizh Weda mengangkat tema psikologis dan sosiologis mengenai tekanan ekspektasi lingkungan terhadap kehidupan individu.
Lagu ini menyoroti fenomena ketika masyarakat kerap mengenakan berbagai “topeng sosial”, baik di lingkungan pekerjaan, keluarga, pertemanan, maupun dalam pembentukan citra di media sosial, demi mendapatkan pengakuan dan penerimaan publik.
Kritik utama yang diusung berfokus pada bagaimana konstruksi standar sosial yang kaku sering kali meredam keberanian seseorang untuk tampil otentik.
Hafizh mengungkapkan bahwa gagasan tersebut lahir dari keprihatinan melihat semakin banyaknya individu yang mengubur potensi diri akibat rasa lelah menghadapi penilaian masyarakat.
“Coba deh kita lihat, banyak orang-orang yang berhenti bermimpi atau bahkan berhenti jadi diri sendiri karena capek jadi bahan gunjingan, capek lihat standarisasi di media sosial. Bahwa, laki-laki harus begini, perempuan harus begini,” katanya.
“Jadi diri sendiri bukan soal melanggar norma-norma yang ada ya… Tapi, sering kali ada standarisasi yang aneh membuat orang itu takut untuk jadi diri sendiri. Maka dari itu, saya berharap lagu ini bisa mewakili banyak orang,” tutur Hafizh.
Hadirkan Elemen Paduan Suara
Secara musikal, Manusia Aksara tetap mempertahankan elemen sonik yang menjadi ciri khas karya-karya terdahulu mereka, yakni penggunaan aransemen paduan suara (choir).
Sentuhan vokal choir berdimensi megah, yang terinspirasi dari atmosfer musik ibadah kontemporer (worship), dihadirkan kembali guna memperkuat bobot emosional lagu. Pendekatan artistik ini secara langsung membangkitkan memori pendengar terhadap salah satu karya sukses mereka sebelumnya, Yang Salah.
Kendati demikian, kelompok musik ini meramu single Tanda Tanya dengan ruang kontemplasi yang lebih luas dan reflektif.
Dikerjakan Secara Mandiri
Proses produksi single ini dikerjakan secara mandiri oleh para personelnya. Sempat mengalami penundaan selama beberapa bulan di tengah proses pengerjaan, dinamika tersebut justru mematangkan hasil akhir karya sebelum akhirnya diperkenalkan ke publik luas sebagai pembuka era baru band.
Terkait proyeksi dan distribusi karya di tengah industri digital saat ini, bassis Manusia Aksara, Jowel Tirta, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya pencapaian jangkauan audiens yang luas.
“Harapan pasti selalu ada tiap kita rilis lagu bahwa lagu ini bisa dinikmati banyak orang, relate sama banyak orang bahkan bisa viral seutuhnya. Gimana ya? Kalau dibilang gak ngejar viral, tapi di sini vitalitas itu menentukan sekali posisi suatu produk itu di mana, bisa bergerak ke arah yang mana, akan jauh lebih mudah dikembangkannya dan lain-lain,” kata dia.
“Menurut kami viral itu luas artinya dan banyak dan kami berharap jadi salah satunya lewat karya-karya kami. Bukan karena kontroversi ya, hehehe,” ucap Jowel.
Baca juga: Arda Hatna Lepas Single Anyar Bertajuk Matematika Tuhan Berbeda
Baca juga: Melaju Lewat Nama ASTRI, Rahmania Astrini Rilis Single Ini Bukan Cinta
Saat ini, single Tanda Tanya milik Manusia Aksara telah tersedia dan dapat dinikmati di seluruh platform penyedia layanan musik digital. []




