MIRZATAMI Resmi Rilis Album Jejak, Padukan Nuansa Folk dan Elektronik

MIRZATAMI Resmi Rilis Album Jejak, Padukan Nuansa Folk dan Elektronik

Jakarta – Duo musik MIRZATAMI, yang digawangi oleh Yudhistira Mirza dan Charita Utami, resmi meluncurkan album penuh perdana mereka bertajuk Jejak. Album ini menjadi penanda perjalanan panjang kolaborasi keduanya sejak pertemuan pertama pada 2015, ketika mereka menemukan kesamaan visi dalam mengeksplorasi musik etnik, folk, dan elektronik.

Setelah sebelumnya memperkenalkan mini album Detak (2018) dan sejumlah single seperti Usai Usia (2020), Saling Menghidupkan (2021), Sadar Sandar (2025), dan Rampas (2025), kini MIRZATAMI menghadirkan karya yang lebih utuh.

Album Jejak berisi sepuluh lagu yang merekam fase-fase perjalanan mereka, mulai dari pembuka Jejak (Intro) hingga penutup Sadar Sandar. Setiap lagu dirancang sebagai potret emosi dan pengalaman, dari keresahan hingga penerimaan, dari perlawanan hingga keikhlasan.

Dalam proses kreatif maupun pertunjukan besar, MIRZATAMI turut melibatkan sejumlah musisi pendukung seperti Geraldo Oryza pada bass, Housman Pranoto pada drum, dan Pandji Putranda pada piano.

Kehadiran mereka memperkaya dimensi musikal album ini, menjadikan Jejak sebagai karya yang matang dan penuh warna.

Suasana sesi dengar eksklusif album Jejak milik MIRZATAMI. (Foto: Eno Suratno Wongsodimedjo)
Suasana sesi dengar eksklusif album Jejak milik MIRZATAMI. (Foto: Eno Suratno Wongsodimedjo)

Charita Utami, yang telah lama dikenal lewat kiprahnya bersama The Trees and The Wild, grup EDM Midnight Quickie, serta kolaborasi dengan Fourtwnty, menegaskan bahwa album ini bukan hanya tentang perjalanan pribadi mereka.

Sementara itu, Yudhistira Mirza, yang pernah membentuk grup Parisude dan terlibat dalam produksi musik untuk Barasuara serta Jelita Clough, menekankan makna reflektif dari album ini.

“Jejak adalah catatan perjalanan kami, baik secara personal maupun musikal. Setiap lagu merekam fase berbeda, dari keresahan hingga keikhlasan, dari perlawanan hingga penerimaan,” ucap Mirza, dikutip Reallist Media pada Jumat, 12 Juni 2026.

Dengan latar belakang yang kaya dan pengalaman lintas genre, MIRZATAMI menghadirkan Jejak sebagai karya yang tidak hanya menandai eksistensi mereka di industri musik, tetapi juga sebagai pernyataan artistik bahwa perpaduan etnik, folk, dan elektronik mampu menghadirkan musik yang relevan, menyentuh, dan bertahan lama di hati pendengar.

Baca juga: toxicdev! Lepas Album Anyar Berjuluk Oh This Is ‘House Music’?

Baca juga: Rilis Format Vinyl Album Metanoia, Skastra Bakal Tur Konser di Jepang

Saat ini, seluruh materi dalam album Jejak milik MIRZATAMI sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik digital. []

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *