Jakarta – Manajer Manchester City, Pep Guardiola melayangkan pujian tinggi kepada penyerang Liverpool, Mohamed Salah, menjelang perpisahan sang bintang dengan The Reds pada akhir musim 2025/2026.
Dalam konferensi pers pra-pertandingan Piala FA, Guardiola menyebut Salah sebagai “legenda sejati” Premier League, sebuah pengakuan yang menegaskan betapa besar pengaruh pemain asal Mesir itu di sepak bola Inggris.
Kepergian Salah dari Liverpool menjadi sorotan besar karena kontraknya sebenarnya masih menyisakan satu musim lagi.
Namun, keputusan untuk berpisah di akhir musim ini akan meninggalkan warisan berharga, termasuk keberhasilan membawa Liverpool meraih gelar Liga Inggris setelah penantian panjang selama 30 tahun.
Selain itu, Salah juga mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak, pemain terbaik Premier League, dan pemain asal Afrika paling produktif sepanjang sejarah kompetisi.
Pertandingan perempat final Piala FA antara Manchester City dan Liverpool pada Sabtu, 4 April, pukul 18.45 WIB, menjadi momen spesial karena akan menjadi pertemuan terakhir antara Guardiola dan Salah di level domestik.
Mengutip laman BBC, Pep Guardiola menegaskan bahwa Salah bukan hanya pemain luar biasa, tetapi juga pribadi yang luar biasa.
“Dia adalah salah satu pemain terhebat. Bukan cuma pemain yang luar biasa, tapi pribadi yang luar biasa. Dia legenda sejati Liverpool dan untuk Premier League atas apa yang telah dia lakukan,” ujar Pep Guardiola, dikutip Reallist Media pada Sabtu, 4 April 2026.
Salah memiliki catatan impresif melawan Manchester City. Dari 25 pertemuan, ia berhasil mencetak 13 gol, menjadikannya salah satu pemain yang paling merepotkan tim asuhan Guardiola. Meski Liverpool menghadapi musim yang cukup sulit, Guardiola tetap menganggap Salah sebagai ancaman utama dan menekankan bahwa sang pemain layak mendapat pengakuan luar biasa.
“Saya rasa nanti momen yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal kepadanya,” tutur Pep Guardiola.
Liverpool sendiri masih memiliki agenda penting setelah laga Piala FA, yakni menghadapi Paris Saint-Germain di perempat final Liga Champions. Pep Guardiola menilai Liverpool tetap menjadi pesaing kuat di kompetisi elite Eropa.
Menurutnya, investasi besar yang dilakukan klub menunjukkan komitmen untuk terus bersaing di level tertinggi.
“Mereka berada di Liga Champions. Ini adalah pesaing teratas, dengan pemain-pemain kelas atas,” kata Pep Guardiola.

Sementara Manajer Liverpool, Arne Slot, berharap Salah dapat memberikan sentuhan magis terakhirnya sebelum meninggalkan klub. Ia memastikan bahwa Salah dalam kondisi bugar dan siap tampil di Stadion Etihad.
Slot menekankan bahwa meski akan segera berpisah, Salah tetap berkomitmen penuh untuk Liverpool.
“Apa yang terjadi sejak dia mengumumkannya adalah apa yang sepenuhnya pantas dia dapatkan. Karier yang luar biasa di klub ini, setiap tiga hari, memenangkan trofi,” ujar SLot.
“Saya melihat foto indah dirinya di depan semua trofi yang dia menangkan, jadi saya berharap dia bisa menambah dua lagi sebelum akhir musim,” katanya.
Slot juga menegaskan bahwa performa terbaik Salah akan sangat membantu tim, sebagaimana yang telah ia tunjukkan selama bertahun-tahun. Selain Salah, Slot mengonfirmasi bahwa Alexander Isak dan Jeremie Frimpong berpotensi tampil untuk Liverpool di laga tandang melawan City.
Isak baru saja kembali berlatih setelah absen selama 101 hari, sementara Frimpong juga dipersiapkan untuk memperkuat lini serang.
Perpisahan Mohamed Salah dengan Liverpool bukan hanya akhir dari sebuah era, tetapi juga penanda betapa besar kontribusinya bagi klub dan Premier League. Dengan pujian dari rival sekaliber Pep Guardiola, status Salah sebagai legenda sejati semakin tak terbantahkan.\
Baca juga: Profil Maarten Paes, Pemain Timnas yang Jadi Kiper Terbaik PSSI Awards 2026
Baca juga: Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 Usai Konflik dengan AS
Pertandingan melawan Manchester City di Piala FA akan menjadi panggung emosional, di mana publik sepak bola Inggris menyaksikan salah satu ikon terbesar liga memainkan babak terakhirnya bersama Liverpool. []

