Jakarta – Musisi sekaligus komposer Isyana Sarasvati kembali menunjukkan kekuatan musikalnya melalui interpretasi terbaru lagu ikonik Garuda Di Dadaku. Lagu ini kini menjadi soundtrack utama film animasi keluarga produksi BASE Entertainment dan KAWI Animation, yang dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026.
Dalam versi terbarunya, Isyana tidak sekadar membawakan ulang lagu yang sudah melekat di hati publik, melainkan menghadirkan warna baru yang lebih emosional dan reflektif. Dia menerjemahkan semangat film tentang keberanian, keraguan, dan proses menemukan kembali keyakinan diri ke dalam pengalaman musikal yang lebih personal.
Dengan aransemen dinamis, sentuhan orkestra, piano, serta karakter vokal khasnya, single Garuda Di Dadaku versi ini hadir sebagai energi pengiring perjalanan karakter film sekaligus berdiri sebagai karya yang mampu terhubung langsung dengan pendengar.
“Aku diberikan kebebasan untuk mengaransemen ulang ‘Garuda Di Dadaku’ dengan nuansa yang lebih megah namun tetap family-friendly, dengan sentuhan orkestra dan piano,” ucap Isyana Sarasvati, dikutip Reallist Media pada Selasa, 14 April 2026.
“Harapannya, lagu ini bisa membangkitkan semangat sekaligus mengajak penonton merasakan energi dari filmnya,” ujar dia.

Film animasi Garuda Di Dadaku mengisahkan perjalanan Putra (Keanu Azka), seorang anak laki-laki dengan mimpi besar menjadi pesepak bola terbaik Indonesia. Dalam perjalanannya, ia ditemani sosok magis Gaga (Kristo Immanuel) serta sahabatnya Naya (Quinn Salman).
Bersama-sama mereka membangun keberanian untuk terus melangkah meski dihadapkan pada keraguan.
Film ini diproduseri oleh Shanty Harmayn, Aoura Lovenson Chandra, dan Tanya Yuson, dengan sutradara Ronny Gani.
Sejumlah kolaborator turut terlibat, termasuk Atta Halilintar sebagai Executive Producer, serta dukungan dari Robot Playground Media, Springboard, BolaLob, AHHA Production, hingga Barunson E&A.
“Buatku, film ini bukan hanya tentang sepak bola, tapi tentang semangat untuk berani bermimpi dan terus berjuang. Semangat itu juga aku bawa lewat lagu versi ini. Semoga lagu dan filmnya bisa sama-sama menginspirasi untuk terus bermimpi dan berani mengejar apa yang kita cintai,” kata Isyana.
Lebih dari sekadar soundtrack, lagu ini menjadi refleksi bahwa setiap perjalanan menuju mimpi selalu diiringi proses, keraguan, dan dukungan dari orang-orang di sekitar. Isyana menghadirkan lagu Garuda Di Dadaku sebagai pengingat bahwa keberanian tidak selalu hadir dalam bentuk besar, tetapi juga dalam langkah kecil yang konsisten.
Kehadiran lagu ini mempertegas peran musik dalam memperkuat pengalaman menonton sekaligus memperluas jangkauan cerita film ke ruang yang lebih luas, di mana pendengar dapat merasakan pesan yang sama bahkan di luar layar.
Dengan interpretasi baru Isyana Sarasvati, single Garuda Di Dadaku versi baru ini bukan hanya menghidupkan semangat film animasi keluarga ini, tetapi juga menjadi simbol keberanian dan mimpi yang relevan bagi generasi muda Indonesia.
Baca juga: Maudy Ayunda Rilis Single Di Tepi Lamunan, Soundtrack Film Para Perasuk
Baca juga: Postingan Robert Downey Jr Picu Spekulasi Fans Film Avengers: Doomsday
Saat ini, single Garuda Di Dadaku versi Isyana Sarasvati sudah bisa didengarkan di berbagai peron pemutar musik daring. []

