Digelar di Samarinda, Musikkita Fest Hadirkan Hindia, .Feast, hingga Salman Al Jugjawy

Digelar di Samarinda, Musikkita Fest Hadirkan Hindia, .Feast, hingga Salman Al Jugjawy

Jakarta – Festival musik bertajuk Musikkita Fest siap digelar di Samarinda pada 15 Mei 2026 di GOR Kadrie Oening. Acara ini bukan sekadar perayaan musik, melainkan sebuah ruang solidaritas yang lahir dari semangat anak-anak muda Samarinda untuk menjadikan musik sebagai medium kepedulian terhadap isu kemanusiaan.

Musikkita Fest menghadirkan pengalaman berbeda bagi penikmat musik. Deretan musisi lintas generasi akan tampil, mulai dari Hindia, .Feast, Dialog Senja, Biru Baru, Rio Satrio, hingga Murphy Radio. Kehadiran mereka diharapkan mampu menyatukan ribuan penonton dalam satu energi musikal yang kuat.

Namun, festival ini tidak berhenti pada hiburan semata. Ada ruang refleksi yang dihadirkan melalui kehadiran Sakti eks Sheila On 7, yang kini dikenal sebagai Ustadz Salman Al Jugjawy, bersama Habib Hasyim bin Abdullah BSA.

Keduanya akan berbagi cerita perjalanan hidup, nilai-nilai kemanusiaan, serta pengingat spiritual bagi setiap hati yang hadir. Kehadiran mereka mempertegas bahwa Musikkita Fest adalah wadah yang menggabungkan musik, refleksi, dan pesan kemanusiaan.

Berbicara lewat keterangan tertulisnya, perwakilan penyelenggara, Januar Rifandy mengatakan bahwa festival ini lahir dari keresahan melihat lunturnya kepedulian terhadap sesama. Pernyataan ini menegaskan bahwa Musikkita Fest membawa misi sosial yang nyata.

“Kami percaya bahwa diam bukan pilihan,” ucap Januar Rifandy, dikutip Reallist Media pada Rabu, 13 Mei 2026. “Musik pun kami pilih sebagai medium paling jujur untuk menyuarakan pesan, menyatukan rasa, dan menggerakkan hati banyak orang,” ujarnya.

Sebagian keuntungan dari penjualan tiket akan didonasikan untuk wilayah Sumatra dan Aceh tanpa perlu tambahan donasi dari pengunjung. Lebih jauh lagi, 100 persen keuntungan dari penjualan merchandise resmi festival akan disalurkan untuk Palestina melalui Dompet Dhuafa.

Langkah ini memperlihatkan komitmen penyelenggara dalam menjadikan musik sebagai sarana solidaritas global.

Sebagai simbol dukungan terhadap isu kemanusiaan, penyelenggara juga akan menghadirkan seribu bendera Palestina di area festival. Visual ini diharapkan menjadi pengingat bahwa musik dapat menjadi bahasa universal yang menyuarakan keadilan dan solidaritas.

Dengan konsep yang menggabungkan pertunjukan musik, refleksi spiritual, dan aksi sosial, Musikkita Fest diproyeksikan menjadi salah satu agenda musik paling menarik di Samarinda tahun ini.

Baca juga: Java Jazz Festival 2026 di NICE PIK 2 Sediakan Shuttle Gratis

Baca juga: Seringai hingga Hindia Masuk Daftar Line Up Synchronize Fest 2026

Festival ini bukan hanya akan menghibur, tetapi juga menggerakkan hati, menyatukan komunitas, dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *