Cerita Dinda Kirana Perankan Karakter Diana dalam WeTV Original Tante Sonya

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Dinamika hubungan dalam lingkaran keluarga kerap kali menyimpan kompleksitas emosional yang mendalam, terutama ketika urusan personal beririsan langsung dengan kepentingan bisnis dan perebutan kekuasaan korporasi.

Kompleksitas inilah yang menjadi inti cerita dari WeTV Original Tante Sonya, serial drama yang tengah menyita perhatian publik penikmat streaming di tanah air.

Dalam episode terbaru yang krusial, ketegangan mencapai puncaknya ketika ambisi seorang adik untuk mendapatkan pengakuan dari sang ayah justru berujung pada langkah ekstrem yang mengancam keutuhan keluarga serta stabilitas perusahaan yang selama ini ia bangun dengan cucuran keringat.

Refleksi Pengorbanan dan Rasa Kecewa

Karakter Diana, yang diperankan secara apik oleh aktris berbakat Dinda Kirana, digambarkan sebagai sosok Chief Financial Officer (CFO) di Dermawan Group.

Selama bertahun-tahun, di tengah ketidakhadiran Sonya (diperankan oleh Raihaanun) yang tinggal di Amerika Serikat, Diana dengan setia mengabdikan diri untuk menjaga dan mengurus kelangsungan perusahaan keluarga tersebut.

Namun, segalanya berubah ketika Sonya kembali ke tanah air dan langsung dipercaya untuk memimpin proyek investasi strategis bernama Nexora. Keputusan sang ayah memicu badai emosional dalam diri Diana.

Ia merasa kontribusi besar dan kesetiaannya selama bertahun-tahun seolah terabaikan begitu saja. Bagi Diana, keputusan tersebut terasa sangat personal, kakaknya kembali meraih kepercayaan tertinggi, sementara dirinya yang bertahan di garis depan justru merasa tidak pernah benar-benar dihargai.

Karakter Diana di Mata Dinda Kirana

Menyelami kedalaman karakter yang ia mainkan, Dinda Kirana membagikan sudut pandangnya dalam acara Tea Time with Dinda Kirana yang digelar oleh WeTV bersama para penggemar dan kreator konten di studio kantor Rapi Films pada 4 Oktober 2026.

“Diana merasa sudah bertahan dan melakukan banyak hal untuk keluarga, tapi tetap belum cukup untuk membuat papanya melihat dia,” tutur Dinda Kirana, dikutip Reallist Media pada Senin, 12 Oktober 2026.

“Jadi waktu Sonya kembali dipercaya, yang dia rasakan itu, ‘Terus selama ini aku ngapain?’ Buat aku, penting untuk memahami rasa kecewa itu supaya kita tidak langsung melihat Diana hanya sebagai adik yang iri,” ujarnya.

Konsekuensi dan Celah Kepentingan Bisnis

Kekecewaan mendalam yang menggelayuti pikiran Diana mendorongnya mengambil keputusan yang membahayakan. Bersekongkol dengan Lydia (Sarah Felicia), Diana berupaya membongkar hubungan rahasia antara Sonya dan Ben (Maxime Bouttier) ke hadapan publik.

Dampak dari tindakan tersebut tidak main-main. Ben harus menerima kenyataan dipecat dari posisinya, Sonya dinonaktifkan dari kepemimpinan perusahaan, dan proyek prestisius Nexora akhirnya berpindah tangan ke pelukan Diana.

Kursi kekuasaan yang selama ini ia idamkan memang berhasil digenggam, namun kemenangan tersebut datang dengan harga yang teramat mahal. Badai konflik internal keluarga seketika terbuka lebar, sekaligus memberikan celah strategis bagi Martin (Hamish Daud) untuk memanfaatkan situasi demi memperkuat kepentingan bisnis pribadinya.

Menurut Dinda, akar permasalahan ini tidak bisa dilihat secara hitam-putih. Konflik antara kedua saudara ini berpangkal dari cara sang ayah memperlakukan anak-anaknya dengan tuntutan yang berbeda.

“Kita juga perlu melihat tuntutan Papa dan cara dia memperlakukan anak-anaknya. Sonya punya alasan untuk pergi, sementara Diana harus menghadapi tanggung jawab selama kakaknya tidak ada,” tuturnya.

“Dua pengalaman itu sama-sama perlu didengar. Tapi memahami sakit hati Diana bukan berarti membenarkan caranya menjatuhkan Sonya. Dia tetap perlu bertanggung jawab atas tindakannya,” kata Dinda.

Realitas Sosial

Melalui perjalanan emosional karakter Diana, Tante Sonya berhasil menghadirkan sebuah pertanyaan filosofis yang sangat dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari, mengenai apa yang terjadi ketika segala bentuk pengorbanan dan kerja keras seseorang di dalam keluarga terasa tidak pernah cukup untuk sekadar mendapatkan pengakuan?

Ketika hubungan darah, ekspektasi orang tua, dan perebutan jabatan melebur dalam satu wadah korporasi, konflik yang timbul menjadi sebuah bom waktu yang siap meledak.

Penayangan Khusus

Penayangan khusus serta sesi diskusi interaktif yang diinisiasi oleh WeTV bersama Dinda Kirana memberikan ruang apresiasi tersendiri bagi para penonton. Melalui kegiatan ini, pemirsa diajak untuk membedah pilihan-pilihan moral yang diambil oleh para karakter beserta konsekuensi logis di baliknya.

Hal ini sekaligus merefleksikan komitmen berkelanjutan WeTV dalam menghadirkan konten cerita lokal yang relevan dengan keseharian masyarakat Indonesia, sekaligus mempererat hubungan antara para pemeran utama dengan komunitas penonton setianya.

Hadirkan Raihaanun dan Maxime Bouttier

Diproduksi dengan jajaran bintang papan atas seperti Raihaanun, Maxime Bouttier, Dinda Kirana, dan Hamish Daud, WeTV Original Tante Sonya memadukan elemen romansa yang kuat, tekanan psikologis dinamika keluarga, serta intrik persaingan bisnis yang ketat.

Baca juga: Marvel Umumkan Serial Zodiac, Siap Tayang di Disney+ pada 2028

Baca juga: Prime Video Batalkan Proyek Serial Live-action Spider-Noir

Kelanjutan kisah penuh intrik dan intonasi emosional ini dapat disaksikan setiap hari Jumat secara eksklusif melalui aplikasi WeTV maupun laman resmi wetv.vip/id. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *