Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari dunia K-pop. SM Entertainment resmi mengumumkan bahwa Mark Lee mengakhiri kontrak eksklusifnya dan keluar dari seluruh aktivitas bersama NCT per 8 April 2026.
Mengutip informasi dari laman media Soompi, pihak agensi mengatakan bahwa keputusan ini diambil setelah diskusi panjang mengenai arah karier sang artis. Dari obrolan intensif tersebut, mereka sepakat bahwa kontrak diputuskan untuk diakhiri.
“Kami mencapai kesepakatan bersama untuk mengakhiri kontrak eksklusif,” ucap pihak agensi, dikutip Reallist Media pada Jumat, 3 April 2026.
“Dengan berakhirnya kontrak tersebut, Mark tidak lagi terlibat dalam unit NCT 127 maupun NCT DREAM. Ke depan, NCT 127 akan melanjutkan aktivitas dengan tujuh anggota, sementara NCT DREAM berjalan dengan enam anggota.
SM Entertainment juga menyampaikan apresiasi atas perjalanan Mark selama hampir satu dekade sejak debut pada 2016, serta mendoakan langkah barunya di masa depan.
Tak lama setelah pengumuman itu, Mark menyampaikan pesan pribadi kepada penggemar melalui media sosial. Dalam surat panjangnya, ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan hal mendadak, melainkan hasil pemikiran mendalam sejak lama.
Ia bercerita tentang mimpi sederhana yang ia simpan sejak muda, yakni berkeliling dengan gitar akustik, melakukan busking, dan menulis lagu. Setelah 10 tahun berkarier, ia merasa ingin menemukan kembali makna musik dan hidupnya sebagai individu.
“Setelah 10 tahun menjalani perjalanan terbaik, saya mulai bertanya apa mimpi terbesar yang bisa saya capai sebagai seorang Mark,” tulisnya.
Mark juga menegaskan bahwa seluruh member mendukung keputusannya, sesuatu yang membuatnya terharu sekaligus berat untuk melangkah pergi. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada penggemar karena keputusan ini mungkin terasa mengejutkan dan menyakitkan.
“Saya tahu ini bisa menjadi kabar yang sulit diterima. Untuk itu, saya sungguh minta maaf,” katanya.
Tangis di Atas Panggung
Di tengah kabar tersebut, perhatian penggemar turut tertuju pada momen emosional dalam konser penutup tur dunia keempat NCT DREAM bertajuk DREAM THE FUTURE di Seoul. Saat membawakan lagu Rainbow, Mark bersama Renjun dan Haechan terlihat menangis di atas panggung.
Haechan bahkan sempat kesulitan menyelesaikan bagiannya karena tersedu. Momen itu berlanjut ketika Jisung juga menangis hebat, memicu suasana haru mendalam di antara para member dan penonton. Mereka saling menguatkan di tengah penampilan yang tetap berlangsung.
Melansir Koreaboo, tangis sejumlah member dalam satu penampilan yang sama terbilang jarang terjadi, sehingga sempat memicu spekulasi luas di kalangan penggemar. Banyak yang mengaitkannya dengan isu kontrak maupun masa depan grup.
Kini, setelah pengumuman resmi dari SM Entertainment dan pernyataan langsung dari Mark, momen tersebut dipahami sebagai bagian dari perpisahan emosional yang telah lama dipendam.
Kepergian Mark Lee dari NCT menjadi salah satu peristiwa besar dalam industri K-pop tahun ini. Sebagai salah satu member paling aktif dan populer, Mark dikenal dengan kemampuan rap, vokal, serta karismanya di panggung.
Ia juga menjadi penghubung penting antara unit NCT 127 dan NCT DREAM, menjadikannya figur sentral dalam perjalanan grup.
Meski berat bagi penggemar, keputusan ini membuka jalan baru bagi Mark untuk mengeksplorasi mimpi pribadinya. Dengan keinginan kuat untuk kembali ke akar musik, menulis, dan tampil secara lebih intim, Mark berpotensi menghadirkan karya-karya yang berbeda dari sebelumnya.
Baca juga: SM Entertainment Garap Program untuk Dukung Anak Indonesia Bareng UNICEF
Baca juga: Aktor Korea Selatan Lee Sang-bo Meninggal Dunia di Usia 45 Tahun
Dukungan penuh dari rekan-rekan NCT dan penggemar di seluruh dunia akan menjadi modal penting dalam langkah barunya. []

