Jakarta – Grup band punk, Primitive Monkey Noose kembali mencuri perhatian dengan merilis ulang lagu rakyat legendaris asal Kalimantan Selatan, Ampar Ampar Pisang.
Dirilis melalui kerja sama dengan demajors, versi terbaru ini bukan sekadar menghadirkan kembali melodi yang akrab di telinga masyarakat, melainkan juga menyuguhkan tafsir baru yang lebih reflektif dan kontemplatif.
Selama ini, single Ampar Ampar Pisang dikenal luas sebagai lagu rakyat yang lekat dengan dunia anak-anak yang ringan, riang, dan penuh permainan bunyi. Namun, di tangan Primitive Monkey Noose, lagu ini dibedah dari sisi yang lebih dalam, menjadikannya metafora kehidupan.
Berbicara dalam keterangan tertulisnya, Richy Petroza, vokalis band, menjelaskan bahwa ada pesan tersembunyi yang kerap luput dari perhatian.
“Bahwa sesuatu yang ‘dihampar’—entah itu harapan, hubungan, atau perjalanan hidup—tidak selalu hancur karena badai besar, melainkan justru sering runtuh akibat kelalaian kecil yang terus dibiarkan,” tutur Richy Petroza, dikutip Reallist Media pada Jumat, 22 Mei 2026.
Drummer Juli Yusman menambahkan bahwa pesan tersebut seolah menegaskan bahwa kerapuhan tidak selalu datang dari luar, tetapi juga bisa lahir dari diri sendiri yang abai menjaga.
“Pesan yang kami bawa dalam versi ini mencoba mengajak pendengar melihat kembali hal-hal sederhana yang selama ini dianggap sepele, padahal justru menjadi pondasi penting dalam kehidupan,” tuturnya.
Dengan pendekatan musikal khas yang memadukan nuansa punk-rock, ketukan menghentak, dan dinamika nada yang intens, Primitive Monkey Noose berhasil mengubah lagu tradisional ini menjadi ruang refleksi yang relevan dengan kondisi manusia modern.
Aransemen musik yang lebih cepat dan energik memberi dimensi baru, menjadikan single Ampar Ampar Pisang versi baru ini sebagai ajakan untuk merenung.
Rilisan ini bukan sekadar penghormatan terhadap warisan budaya, melainkan juga reinterpretasi berani, serta membawa lagu rakyat ke ranah makna yang lebih dalam, lebih gelap, dan lebih jujur.
Lewat cara ini, Primitive Monkey Noose menunjukkan bahwa musik tradisional bisa terus hidup, berkembang, dan berbicara kepada generasi baru dengan bahasa yang mereka pahami.
Baca juga: DNA, Grup Duo Mister Aloy dan Jayjax Rilis Single PAIN Bersama PARKZ
Baca juga: Nyxx, Tokio, dan Iqua Resmi Rilis Single TÔ Fora di Bawah HALOS Records
Saat ini, single Ampar Ampar Pisang versi Primitive Monkey Noose resmi sudah tersedia di berbagai platform streaming digital seperti Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music, dan Langit Musik. []
