Sekuel Film Biopik Michael Jackson Bakal Bahas Tuduhan Pelecehan

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Dunia perfilman internasional kembali menyoroti sosok legendaris Michael Jackson setelah kabar mengenai sekuel film biopik sang King of Pop diumumkan.

Proses produksi dijadwalkan dimulai pada akhir tahun ini, dan berbeda dari film pertamanya, sekuel ini disebut berpotensi mengangkat isu kontroversial tuduhan pelecehan seksual terhadap anak yang selama bertahun-tahun membayangi perjalanan karier sang musisi.

Kabar ini disampaikan langsung oleh Jaafar Jackson, keponakan sekaligus pemeran Michael Jackson dalam film biopik tersebut.

Dalam wawancaranya bersama GQ Middle East, Jaafar menegaskan bahwa film kedua akan memberikan sudut pandang Michael mengenai tuduhan-tuduhan yang pernah diarahkan kepadanya.

“Saya rasa film kedua ini akan lebih banyak memberikan wawasan dari sudut pandang Michael, karena pada akhirnya, tuduhan-tuduhan tersebut selalu berasal dari pihak lain,” ucap Jaafar, dikutip Reallist Media pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Film pertama berjudul Michael menampilkan kisah perjalanan hidup sang musisi sejak awal bersama Jackson 5 hingga era tur dunia Bad pada akhir 1980-an.

Walaupun tuduhan pelecehan seksual terhadap anak merupakan salah satu isu terbesar sepanjang karier Michael, film tersebut sama sekali tidak menyinggung kontroversi tersebut.

Padahal, pada naskah awal sebenarnya terdapat cerita mengenai isu ini. Namun, setelah ditemukan klausul yang melarang Michael Jackson Estate sebagai pemegang hak atas bisnis Michael Jackson untuk menyebutkan nama salah satu penuduhnya, Jordan Chandler, pihak produksi harus melakukan syuting ulang.

Proses ini dilaporkan menghabiskan biaya tambahan sekitar 15 juta dolar AS. Akibatnya, film lebih berfokus pada hubungan Michael dengan ayahnya, Joe Jackson.

Jaafar menilai bahwa selama ini cerita mengenai tuduhan terhadap Michael lebih banyak disampaikan melalui sudut pandang pihak lain. Ia menekankan pentingnya memberikan ruang bagi suara Michael sendiri.

“Dan itulah masalah yang selama ini kami hadapi sebagai keluarga – suara Michael tidak didengar. Saya rasa itu sangat, sangat penting, terutama di tahun-tahun terakhirnya,” ujarnya.

Poster Film Michael. (Foto: Istimewa)
Poster Film Michael. (Foto: Istimewa)

Meski begitu, Jaafar juga mengakui bahwa naskah sekuel masih dalam tahap pengembangan dan ia tidak memiliki kendali langsung terhadap jalan cerita. Pernyataannya lebih merupakan gambaran mengenai harapan dan keinginannya agar film ini bisa memberikan perspektif berbeda.

Film Michael sendiri mencatat kesuksesan luar biasa dengan pendapatan mencapai 1,001 miliar dolar AS, menjadikannya film biopik pertama yang menembus angka tersebut. Kesuksesan komersial ini menjadi pencapaian besar, namun tidak lepas dari kritik.

Banyak pihak menilai film tersebut terlalu aman karena tidak membahas kontroversi yang melekat pada kehidupan sang musisi.

Dengan adanya sekuel, publik menaruh harapan bahwa film ini akan lebih berani menyentuh sisi kontroversial Michael Jackson, sekaligus memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai perjalanan hidupnya.

Michael Jackson, yang dikenal sebagai King of Pop, adalah salah satu musisi paling berpengaruh sepanjang sejarah musik dunia. Dari masa kecilnya bersama Jackson 5 hingga karier solonya yang mendunia, ia berhasil mencetak rekor penjualan album, tur konser, dan penghargaan bergengsi.

Namun, di balik kesuksesan tersebut, tuduhan pelecehan seksual terhadap anak menjadi bayang-bayang yang sulit dihapuskan. Tuduhan ini pertama kali mencuat pada 1993 dan kembali muncul pada awal 2000-an, meski Michael selalu membantah dan sempat dinyatakan tidak bersalah dalam persidangan.

Sekuel film biopik ini diharapkan mampu memberikan perspektif baru, bukan hanya bagi penggemar Michael Jackson, tetapi juga bagi publik yang selama ini hanya mendengar cerita dari satu sisi.

Dengan Jaafar Jackson sebagai pemeran utama, film ini berpotensi menghadirkan interpretasi yang lebih personal dan emosional. Meski masih banyak pertanyaan mengenai bagaimana isu sensitif ini akan diangkat, kehadiran sekuel menjadi salah satu proyek paling dinantikan di industri perfilman global.

Kesuksesan film pertama menunjukkan betapa besar minat publik terhadap kisah hidup Michael Jackson. Namun, sekuel ini akan menghadapi tantangan lebih besar karena harus menyeimbangkan antara kebutuhan komersial dan keberanian mengangkat kontroversi.

Apakah film ini akan mampu memberikan ruang bagi suara Michael yang selama ini dianggap tidak terdengar, atau justru kembali memilih jalur aman seperti pendahulunya, masih menjadi tanda tanya.

Baca juga: Film Munafik: Melawan Iblis Siap Suguhkan Teror di Bioskop Indonesia

Baca juga: Teaser, Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Beautiful Pain, Debut Nikita Mirzani Jadi Produser

Yang jelas, publik menunggu dengan penuh antusias bagaimana kisah King of Pop akan kembali dihidupkan di layar lebar. []

Magang
Kahfi Reihan
Jurnalistik, UIN Syarif Hidayatullah
26 Agustus 2026

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *