REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Dunia perfilman Indonesia kembali kedatangan karya horor-misteri terbaru berjudul Hasut, produksi Tuta Films. Film ini menjadi debut penyutradaraan Ilya Sigma yang menghadirkan teror psikologis melalui suara-suara misterius dari HT, tanpa penampakan makhluk gaib.
Dalam alur kisahnya, film Hasut mengeksplorasi rasa takut, curiga, dan paranoia yang dialami empat sahabat di tengah hutan, ketika suara-suara itu mulai memanipulasi pikiran mereka hingga saling mencurigai dan melukai.
Dibintangi oleh Karina Salim, Rachel Amanda, Marthino Lio, dan Kevin Ardilova, film ini menampilkan akting solid yang memperkuat suasana tegang. Keempat karakter datang dengan luka dan trauma masa lalu, yang semakin diperparah oleh suara-suara misterius yang ‘membajak’ HT mereka.
Hingga akhir cerita, penonton terus dihadapkan pada pertanyaan tentang siapa yang menghasut, dan siapa yang bisa dipercaya?
Berbicara dalam keterangan tertulisnya, sutradara Ilya Sigma menjelaskan bahwa film ini berangkat dari tema kepercayaan dan rasa curiga.
“Film ‘Hasut’ berbicara tentang sebuah rasa curiga dan kepercayaan,” tutur Ilya Sigma, dikutip Reallist Media pada Jumat, 25 September 2026.
“Dengan elemen suara yang menjadi kekuatan film ini, Hasut menjadi horor yang datang bukan dari makhluk yang tak terlihat, tapi dari keraguan terhadap diri sendiri dan orang terdekat,” ujarnya.
Film ini ditulis oleh Ilya Sigma bersama Priesnanda Dwisatria, diproduseri oleh Putrama Tuta dan Siera Tamihardja, dengan ko-produser Nick Musa dan Randi Wibawa.
“Setelah menonton film Hasut, akan membuat penonton mempertanyakan hal-hal yang selama ini kita kira sudah kita yakini,” ucap produser Siera Tamihardja.
“Seperti perjalanan empat karakter sahabat di film ini, penonton akan terus dihadapkan pada situasi yang membuat mereka bertanya, siapa yang sebenarnya bisa dipercaya?” katanya.
Bagi Rachel Amanda, Hasut menjadi tantangan baru sekaligus film horor ketiganya. Lokasi syuting yang sepenuhnya berada di hutan dengan hanya empat aktor utama membuat atmosfer semakin intens.
“Menonton film ‘Hasut’ akan membawa kita pada sebuah perasaan tegang, terteror secara psikologis, dan refleksi tentang sebuah relasi terhadap orang terdekat kita,” ujarnya.
“Dan berada di hutan, alam, membuat kita bisa terbuka sisi-sisi yang mungkin selama ini kita tutupi, dan memperlihatkan tentang apakah kita adalah orang yang selama ini menghasut, atau yang dihasut?” kata Amanda.
Sementara Karina Salim juga menyoroti salah satu adegan emosional bersama Rachel Amanda yang diakuinya cukup menguras emosi.
“Karena kami berdua di sini adalah kakak-adik, yang memiliki trauma di masa lalu, dan di hutan inilah, keduanya mencoba membicarakannya untuk pertama kalinya. Perasaan luka masa lalu itu juga yang rasanya membuat karakter Vira dan Rere relate dengan banyak orang,” kata Karina.
Dengan kekuatan cerita yang berfokus pada suara, film Hasut meninggalkan pertanyaan menohok bahwa ketika semua orang terlihat bisa dipercaya, tetapi suara yang kita dengar mengatakan sebaliknya, siapa yang akan kita pilih untuk dipercaya?
Film ini akan tayang di bioskop mulai 8 Oktober 2026 dan siap menjadi salah satu karya horor Indonesia yang berbeda dari biasanya.
Baca juga: Rangga dan Cinta AADC Menikah di Film Pendek Bahasa Cinta yang Beda
Baca juga: Aktor Brad Pitt Resmi Bintangi Sekuel Film World War Z
Informasi terbaru mengenai film Hasut bisa diakses melalui akun Instagram resmi @filmhasut dan @tutafilms. []




