Jakarta – Disney resmi memasuki babak baru kepemimpinan setelah berakhirnya masa jabatan kedua Bob Iger sebagai CEO. Tongkat estafet kini diserahkan kepada Josh D’Amaro, yang sebelumnya dikenal sebagai Chairman Disney Parks, Experiences and Products.
Penunjukan ini diumumkan dalam rapat pemegang saham dan menandai akhir drama suksesi panjang di tubuh perusahaan hiburan terbesar dunia tersebut.
Dalam sambutannya, D’Amaro menegaskan komitmennya untuk melanjutkan prinsip-prinsip yang selama ini dijalankan Iger. Ia menekankan bahwa Disney+ akan tetap menjadi gerbang utama perusahaan untuk terhubung dengan penggemar di seluruh dunia.
“Disney+ akan terus berkembang melampaui layanan streaming tradisional untuk menjadi pusat digital perusahaan kami: sebuah portal yang menghubungkan cerita, pengalaman, game, film, dan banyak lagi dengan cara yang sepenuhnya baru,” ujar D’Amaro di hadapan investor, dikutip Reallist Media pada Jumat, 20 Maret 2026.

D’Amaro juga mengungkapkan rencana strategis untuk mempercepat integrasi Disney+ dan Hulu pada tahun ini, sehingga mampu memberikan nilai lebih bagi konsumen.
“Ketika Anda menambahkan ESPN ke dalam campuran, itu menjadi pukulan telak bagi konsumen,” kata dia.
ESPN sendiri baru-baru ini memperkenalkan layanan streaming mandiri ESPN Unlimited, yang mencakup seluruh konten dari jaringan olahraga tersebut.
Pergantian kepemimpinan ini menjadi sorotan karena Bob Iger sebelumnya sempat pensiun pada akhir 2021 setelah menjabat selama 15 tahun. Ia digantikan oleh Bob Chapek, namun pada November 2022 dewan direksi memutuskan untuk kembali menunjuk Iger sebagai CEO.
Baca juga: Sinopsis Film Spider-Man: Brand New Day, Jeda 4 Tahun Usai No Way Home
Baca juga: Film KPop Demon Hunters Raih Piala Oscar 2026 untuk Kategori Film Animasi Terbaik
Kini, dengan D’Amaro di pucuk pimpinan, Disney diharapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan, memperkuat ekosistem digital, dan tetap menjadi pemimpin dalam industri hiburan global. []

