REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Kritik tajam datang dari vokalis grup musik legendaris The Cure, Robert Smith, terhadap pertunjukan jeda babak atau halftime show yang berlangsung pada final Piala Dunia FIFA 2026.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen, FIFA berencana menghadirkan pertunjukan musik di tengah laga final, sebuah konsep yang langsung memicu perdebatan luas.
Mengutip laman media Variety, Robert Smith menyampaikan kritiknya melalui akun Instagram. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak menyetujui konsep tersebut.
“Saya berbicara tentang ide adanya halftime show di final Piala Dunia,” tulis Robert Smith, dikutip Reallist Media pada Senin, 20 Juli 2026.
Dalam unggahan berikutnya, ia menekankan bahwa kritiknya bukan ditujukan kepada para musisi yang akan tampil, melainkan kepada gagasan menghadirkan pertunjukan musik di jeda pertandingan final.
Pertunjukan ini dikurasi oleh vokalis Coldplay, Chris Martin, dan dijadwalkan menghadirkan sejumlah musisi papan atas dunia seperti Madonna, Justin Bieber, Shakira, serta BTS.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyebut pertunjukan tersebut sebagai sajian bersejarah yang memadukan sepak bola dan musik serta diharapkan meninggalkan warisan yang melampaui pertandingan final.
BBC melaporkan bahwa durasi pertunjukan diperkirakan mencapai 25 menit, sementara regulasi kompetisi menetapkan waktu jeda pemain tidak boleh melebihi 15 menit.
Pihak penyelenggara kemudian menyatakan bahwa keseluruhan penampilan musik akan dibatasi sekitar 11 menit. Meski demikian, perdebatan tetap mengemuka.
Smith bukan satu-satunya yang melontarkan kritik. Pengamat sepak bola asal Spanyol, Miguel Herrera, menilai konsep halftime show di final Piala Dunia sebagai bentuk “Hollywoodisasi sepak bola”.
“Final Piala Dunia adalah momen sakral bagi olahraga. Menambahkan pertunjukan musik justru mengurangi fokus pada pertandingan,” ujarnya.
Dari Argentina, kritikus budaya pop Lucia Fernandez menyebut ide tersebut terlalu teatrikal.
Baca juga: Kehadiran Tom Cruise di Piala Dunia 2026 Tuai Kontroversi
Baca juga: Boyband Kpop, BTS Bakal Hadir di Halftime Final Piala Dunia 2026
Sepak bola punya daya tariknya sendiri. Tidak perlu dipoles dengan narasi ala konser musik,” katanya. []
