John Mayer Klarifikasi Masa Depan Dead & Company Usai Kematian Bob Weir

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Penyanyi solo asal Amerika Serikat, John Mayer akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai masa depan grup Dead & Company setelah komentarnya kepada USA Today sebelumnya memicu spekulasi di kalangan penggemar Grateful Dead.

Dalam wawancara terdahulu, John Mayer menyebut bahwa Grateful Dead akan terus dikenang setelah berkiprah selama sekitar enam dekade. Ia juga mengatakan bahwa dirinya kini kembali menjadi seorang pendengar, bukan lagi sosok yang berada di atas panggung.

“Saya kembali ke sudut saya dan menjadi pencinta musik ini. Saya menjalani perjalanan yang luar biasa, tetapi karena berada di dalamnya, saya tidak benar-benar bisa melihat kendaraannya,” ujar John Mayer dalam wawancara bersama USA Today, dikutip Reallist Media pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

“Kalau dulu saya berada di atas panggung, sekarang saya berada di antara penonton bersama semua orang,” tambahnya.

Pernyataan tersebut sempat menimbulkan dugaan bahwa Dead & Company tidak akan kembali tampil setelah meninggalnya Bob Weir pada Januari lalu. Namun, Mayer menegaskan bahwa komentarnya lebih berkaitan dengan proses berduka atas kehilangan salah satu anggota penting Grateful Dead.

Dalam wawancara terbaru bersama Andy Cohen di SiriusXM, Mayer menjelaskan bahwa dirinya memang sedang berusaha “mengakhiri” perjalanan tersebut untuk sementara waktu agar dapat menjalani proses berduka sepenuhnya.

“Saya rasa bagian dari proses berduka adalah mengakhiri semuanya untuk sementara. Kalau tidak, kita tidak akan benar-benar bisa berduka sepenuhnya. Jadi, saya sedang menjalani proses itu sekarang,” jelas Mayer.

Meski demikian, Mayer menekankan bahwa dirinya tidak menutup kemungkinan untuk kembali tampil bersama Dead & Company di masa depan. Ia hanya belum ingin memikirkan bagaimana atau kapan hal tersebut dapat terjadi.

“Saya tidak mengatakan bahwa kalian tidak akan pernah melihat saya di atas panggung melakukan itu lagi. Saya tidak tahu seperti apa nantinya, dan saya juga tidak ingin mulai memikirkan cara untuk mewujudkannya. Saya ingin sedikit larut dalam kesedihan ini,” ucapnya.

Menurut John Mayer, mengatakan “ya, sudah selesai” untuk sementara merupakan bagian penting dari proses menerima kehilangan. Ia juga menegaskan bahwa dirinya belum memiliki rencana konkret mengenai masa depan Dead & Company.

Dead & Company sendiri merupakan salah satu formasi paling populer yang dibentuk oleh anggota Grateful Dead setelah grup tersebut berhenti tampil secara reguler. Selain Mayer, formasi ini melibatkan drummer Mickey Hart, drummer Jay Lane, keyboardist Jeff Chimenti, dan bassist Oteil Burbridge bersama mendiang Bob Weir.

Grup tersebut berhasil membawa musik Grateful Dead kembali ke panggung stadion dan memperkenalkannya kepada generasi pendengar baru. Dengan meninggalnya Weir, tantangan terbesar bagi Dead & Company jika kembali tampil adalah bagaimana melanjutkan perjalanan tanpa sosok yang selama puluhan tahun menjadi bagian penting dari Grateful Dead.

Baca juga: Sejarah Musik K-Pop, Identitas Budaya Korea yang Mendunia

Baca juga: 5 Rekomendasi Album Rock Indonesia 2026

Untuk saat ini, Mayer memilih untuk tidak memikirkan kemungkinan tersebut. Namun, pernyataannya tetap memberikan harapan kepada penggemar bahwa pintu untuk kembalinya Dead & Company masih terbuka. []

Magang
Kahfi Reihan
Jurnalistik, UIN Syarif Hidayatullah
31 Agustus 2026

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *