Mantan Panglima TNI Laksamana (Purn) Widodo AS Meninggal Dunia

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Kabar duka mendalam menyelimuti institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta seluruh rakyat Indonesia. Mantan Panglima TNI sekaligus mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam), Laksamana TNI (Purnawirawan) Widodo Adi Sutjipto meninggal dunia.

Kepergian sosok pemimpin militer yang sarat pengalaman ini meninggalkan duka yang mendalam bagi bangsa.

Konfirmasi atas wafatnya almarhum disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI Muhammad Nas, pada Minggu, 25 Oktober 2026 di Jakarta.

“Betul, kami semua berduka atas kepulangan beliau,” kata Nas kepada para jurnalis, dikutip Reallist Media pada Senin, 26 Oktober 2026.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir atas darma bakti dan jasa-jasanya kepada negara, almarhum yang tercatat sebagai Panglima TNI pertama dari matra Angkatan Laut ini dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Kalibata, Jakarta Selatan. Prosesi pemakaman dilangsungkan secara militer kenegaraan.

“Dilaksanakan secara upacara militer di TMP Kalibata,” ujar Nas, seraya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan husnul khatimah.

Suasana haru menyelimuti area pemakaman di TMP Kalibata. Sejumlah pejabat tinggi negara, pimpinan tiga matra TNI, hingga para tokoh nasional tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.

Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yang memiliki kedekatan emosional dan rekam jejak pengabdian bersama almarhum, mengenang Widodo AS sebagai figur prajurit yang memiliki integritas tinggi dan loyalitas tanpa batas terhadap konstitusi.

“Laksamana Widodo AS itu seorang prajurit, patriot, pemimpin, yang juga negarawan, yang banyak sekali jasanya. Saya sangat sering, belasan tahun mengemban tugas bersama almarhum,” kata SBY.

SBY juga mengenang bagaimana keteguhan sikap Widodo AS ketika Indonesia berada dalam masa-masa krusial, termasuk saat menghadapi gelombang reformasi tahun 1998, transisi politik, hingga bersama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Banyak kenangan saya pribadi bersama beliau. Tetapi intinya, beliau itu kalau demi konstitusi dan Merah Putih itu tegak lurus,” tutur SBY.

Senada dengan SBY, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang bertindak langsung sebagai inspektur upacara pemakaman, turut menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian sang senior yang menjadi panutan banyak prajurit.

“Atas nama bangsa dan negara serta TNI mengucapkan belasungkawa mendalam atas kepergian almarhum yang telah berjasa luar biasa kepada bangsa dan negara,” ucap Jenderal Agus.

Ia juga mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang senantiasa profesional dalam menjalankan tugas negara. “Saat beliau menjadi panglima, saya masih pangkat kapten-mayor dan beliau menjadi panutan kami,” katanya.

Laksamana TNI (Purn) Widodo AS merupakan salah satu tokoh militer penting yang memegang kendali kepemimpinan di masa-masa paling menentukan dalam sejarah modern Indonesia.

Perjalanan kariernya mencakup posisi-posisi strategis, mulai dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal), Wakil Panglima TNI, Panglima TNI, hingga dipercaya menjabat sebagai Menko Polkam pada kabinet pertama era Presiden SBY.

Masa kepemimpinannya di tubuh TNI AL maupun Mabes TNI diwarnai oleh berbagai ujian berat yang menguji ketahanan nasional. Di antaranya adalah turbulensi politik Reformasi 1998, dinamika lepasnya Timor Timur, hantaman embargo persenjataan dari Amerika Serikat beserta sekutunya, hingga berbagai kerusuhan domestik yang memerlukan penanganan ekstra hati-hati.

Selain itu, era kepemimpinan tersebut juga menjadi saksi sejarah perubahan besar paradigma pertahanan negara.

Mulai dari konstelasi politik dalam negeri yang mengarah pada demokratisasi, hingga pemisahan kelembagaan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan TNI yang sebelumnya tergabung dalam Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).

Upacara pemakaman militer kenegaraan ini turut dihadiri oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Tandyo B Revita, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Muhammad Ali, serta Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Tony Harjono.

Baca juga: Aktor Senior dan Seniman Teater Yadi Timo Meninggal Dunia dalam Usia 66 Tahun

Baca juga: Penyanyi Rock Legendaris, Doddy Katamsi Meninggal Dunia

Hadir pula sejumlah sesepuh TNI seperti mantan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, serta mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) Marsetio dan Laksamana TNI (Purn) Siwi S. Adji. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *