Zara Larsson Tegaskan Dirinya Bukan Pendatang Baru di Grammy Awards 2027

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Musisi Solo, Zara Larsson diprediksi menjadi salah satu nama yang cukup diperhitungkan dalam Grammy Awards 2027 setelah kesuksesan album studio kelimanya, Midnight Sun, yang dirilis pada September 2025.

Kesuksesan tersebut membuat Larsson semakin dikenal sebagai salah satu bintang pop besar saat ini. Album Midnight Sun juga masuk dalam periode kelayakan Grammy Awards 2027 sehingga Larsson berpotensi mendapatkan sejumlah nominasi, terutama di kategori pop.

Meski begitu, jangan berharap nama Larsson muncul dalam kategori Best New Artist.

Penyebabnya adalah Larsson sudah pernah mendapatkan nominasi Grammy sebelumnya. Larsson mengungkapkan bahwa label lamanya, Epic Records, sempat mempertimbangkan untuk mengirimkan namanya ke kategori Best New Artist.

Namun, Larsson justru menolak ide tersebut karna ia sendiri sudah berkarir selama 13 tahun di industri musik.

“Aku bahkan tidak menginginkan itu. Itu akan mengecilkan 13 tahun perjalanan aku sebagai seorang musisi. Aku bukan artis baru,” ujar Larsson dalam wawancaranya bersama Perfect Magazine, dikutip Reallist Media pada Selasa, 1 September 2026

Walaupun belum diketahui kapan pembicaraan tersebut terjadi, Larsson memang tidak memenuhi syarat untuk masuk kategori Best New Artist pada Grammy Awards 2027 karena aturan Recording Academy.

Berdasarkan aturan resmi Recording Academy, seorang musisi harus mengalami terobosan karier dalam periode kelayakan untuk bisa dipertimbangkan sebagai Best New Artist. Untuk Grammy Awards 2027, periode tersebut berlangsung dari 31 Agustus 2025 hingga 28 Agustus 2026.

Secara waktu, perjalanan Larsson sebenarnya masih sesuai dengan ketentuan tersebut. Dua lagu terbesarnya pada tahun ini, Midnight Sun dan Stateside yang berkolaborasi dengan PinkPantheress, bahkan berhasil masuk Billboard Hot 100 pada Januari 2026.

Namun, Grammy Awards sudah lebih dulu mengenal Larsson. Lagu Midnight Sun sebelumnya telah mendapatkan nominasi Best Dance Pop Recording dalam Grammy Awards 2026 bersama karya dari Selena Gomez, PinkPantheress, Tate McRae, dan Lady Gaga. Penghargaan tersebut akhirnya dimenangkan Lady Gaga melalui lagu Abracadabra.

Menurut Recording Academy, seorang musisi yang pernah mendapatkan nominasi sebagai performer tidak dapat kembali diajukan ke kategori Best New Artist. Aturan tersebut berlaku baik ketika musisi tampil sebagai solois maupun sebagai bagian dari sebuah grup.

Terdapat dua pengecualian, yaitu ketika seorang musisi hanya menjadi featured artist atau berkolaborasi dalam sebuah album kompilasi maupun album milik musisi lain.

Pada Juni lalu, Recording Academy juga mengubah sejumlah aturan Grammy Awards, termasuk kategori Best New Artist. Kini, seorang musisi dapat diajukan ke kategori tersebut maksimal empat kali, meningkat dari batas sebelumnya yang hanya tiga kali. Sementara persyaratan dan batasan lainnya masih tetap berlaku.

Larsson sendiri sudah merasakan pengalaman menjadi nominasi Grammy untuk pertama kalinya. Ia mengaku mengetahui kabar nominasi Midnight Sun, kemudian menelepon ibunya untuk menyampaikan kabar tersebut dan menangis karena terharu.

Tidak masuknya Larsson ke kategori Best New Artist sebenarnya bukan sebuah kerugian besar. Namun, situasi yang dialaminya kembali memunculkan perdebatan lama mengenai kategori tersebut, terutama mengenai bagaimana Grammy Awards memberikan penghargaan kepada musisi yang baru mencapai kesuksesan besar setelah bertahun-tahun berkarier.

Salah satu gagasan yang sering muncul adalah mengganti nama kategori Best New Artist atau membuat kategori baru untuk mengakomodasi musisi yang mengalami terobosan besar di pertengahan hingga akhir perjalanan karier mereka.

Larsson sendiri lebih menyukai istilah “breakthrough” untuk menggambarkan apa yang sedang dialaminya.

“Itulah alasan aku menyukai kata ‘breakthrough’. Rasanya seperti seluruh dunia melihat aku pada waktu yang sama. Sebelumnya, ada lagu yang sukses di satu tempat, lalu setahun kemudian ada lagu lain yang sukses di tempat berbeda. Sekarang rasanya semuanya mulai menyatu dengan sangat baik,” kata Larsson.

Di tengah kesuksesan Midnight Sun, Larsson juga memulai babak baru dalam kariernya. Pada Juli lalu, ia menandatangani kontrak baru dengan RCA Records setelah berpisah dari Epic Records yang telah menjadi rumahnya selama lebih dari satu dekade.

Baca Juga: Boyband Kpop, BTS Boikot Grammy Awards 2027 Usai Muncul Kategori Asian Pop

Baca Juga: Madonna dan Taylor Swift Jadi Peraih Nominasi Terbanyak di VMA 2026

Larsson kini menjadi salah satu dari sejumlah musisi yang memilih membuka lembaran baru melalui kontrak rekaman baru.

Magang
Kahfi Reihan
Jurnalistik, UIN Syarif Hidayatullah
1 September 2026

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *