REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Setelah delapan tahun penantian yang panjang, kolaborasi yang dinanti-nantikan antara penyanyi bersuara khas Gloria Jessica dan musisi sekaligus pencipta lagu handal Ade Govinda akhirnya resmi berbuah manis.
Keduanya resmi merilis album perdana kolaborasi mereka yang diberi tajuk Blue. pada Jumat, 2 Oktober 2026. Karya yang memuat sebelas lagu bertema patah hati ini kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform musik digital.
Bersamaan dengan perilisannya, video klip untuk title track berjudul Timpang juga resmi mengudara di kanal YouTube Ade Nurulianto.
Perjalanan lahirnya album ini berawal dari impian lama Ade Govinda yang sudah mendekati Gloria Jessica sejak tahun 2018 silam. Ade memiliki satu cita-cita besar agar karya-karyanya dibawakan oleh Gloria, yang menurutnya merupakan sosok paling pas dalam mengeksekusi setiap melodi dan lirik ciptaannya.
Cita-cita tersebut perlahan terwujud, di mana proyek yang mulanya direncanakan hanya berupa satu singel master akhirnya berkembang menjadi satu album utuh. Vokal Gloria dinilai terlalu berharga dan sayang untuk dilepas hanya dalam satu lagu saja.
Album Kolaborasi yang Megah
Lewat keterangan tertulisnya, Gloria Jessica mengatakan bahwa proyek kolaborasi ini memberikan makna yang jauh melampaui batas-batas bermusik profesional.
“Aku belajar banyak dari Kak Ade, bukan cuma sebagai kolaborator atau musisi, tapi juga tentang kehidupan, perjuangan, dan karier,” ucap Gloria Jessica, dikutip Reallist Media pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Sementara itu, Ade Govinda mendeskripsikan album ini sebagai sebuah karya megah yang merangkum berbagai spektrum kepedihan cinta.
“Album ini berisi 11 lagu patah hati dengan pendekatan yang berbeda-beda. Aku mengajak semua pendengar untuk menyimak seluruh lagunya. Menurutku, ini akan menjadi album tergalau sepanjang masa,” ujar Ade Govinda.
Rangkaian Tracklist Album Blue.
Album perdana ini menyuguhkan sebelas trek cerita yang dikurasi secara mendalam untuk menemani berbagai fase patah hati pendengarnya. 11 lagu tersebut memiliki kisahnya masing-masing.
- Terbelah Jadi Dua – Mengisahkan rasa sakit paling sunyi ketika mencintai seseorang yang ternyata membagi hatinya untuk orang lain.
- Timpang (Title Track) – Melukiskan hilangnya keseimbangan hidup usai patah hati sekaligus pengingat agar tidak menyia-nyiakan cinta yang masih ada.
- Dominasi – Mengangkat kisah seseorang yang lama memendam perasaan akibat pasangan yang terlalu mengendalikan hidupnya.
- Baik-Baik – Refleksi mengenai perpisahan terberat yang dijalani tanpa dendam dan diiringi ikhlas.
- Jika Bertemu Lebih Cepat – Perasaan mengagumkan terhadap seseorang yang hadir di waktu yang salah namun membekas di hati.
- Kepastian – Jeritan hati seseorang yang lelah menunggu dan menuntut kejelasan hubungan yang menggantung.
- Jika Kau Bukan Cinta – Pertanyaan reflektif mengenai kedalaman rasa yang hadir di balik ketidakmungkinan keadaan.
- Tanpa Batas Waktu – Dedikasi cinta tulus yang setia merawat rindu melintasi jarak dan waktu.
- Lebih Hati-Hati – Pelajaran berharga dari kegagalan cinta agar melangkah dengan kehati-hatian di masa depan.
- Dominasi (Acoustic Version) – Interpretasi akustik yang lebih intim dari lagu “Dominasi”.
- Blue. (feat. Mads Wegner) – Trek penutup instrumental berdurasi hampir 8 menit hasil kolaborasi bersama gitaris band Mew, Mads Wegner.
Kesuksesan Single Terbelah Jadi Dua
Sebelum album utuh ini dirilis ke publik, dua single telah lebih dulu mencuri perhatian pencinta musik tanah air, yakni Terbelah Jadi Dua dan Tanpa Batas Waktu. Lagu pembuka perdana yang menjadi niat awal kolaborasi ini mendulang sukses besar di berbagai platform.
Di platform Spotify, lagu Terbelah Jadi Dua telah diputar lebih dari 21 juta kali dan berhasil menembus jajaran Top 50 Indonesia di peringkat 23. Sementara itu, video musik dan lyric video-nya di YouTube telah disaksikan hampir 9 juta kali, serta diputar lebih dari 19 juta kali di YouTube Music.
Animo masyarakat juga terlihat di TikTok dengan lebih dari 8 juta pembuatan konten menggunakan lagu ini, serta penayangan khususnya melalui Spotify OOH Billboard di Ratu Plaza pada 4–8 Oktober 2026.

Video Klip Timpang
Bersamaan dengan peluncuran album, video klip untuk lagu utama bertajuk Timpang resmi dirilis. Video musik garapan sutradara Bagoes Tresna ini dibintangi oleh aktris ternama Dinda Kirana dan aktor Theo Supple, yang beradu akting sebagai pasangan suami istri yang diuji oleh badai kehilangan dan penyesalan mendalam.
Bagi Gloria Jessica, proses pengerjaan dan penggarapan lagu ini menyimpan ikatan emosional yang amat personal di dalam hidupnya.
“Lagu ini bukan cuma tentang kehilangan pasangan, tapi juga kehilangan siapa pun yang kita sayangi, seperti orang tua,” tutur Gloria.
Ia memaknai perilisan album Blue. di tengah masa dukanya usai kehilangan sang ibunda tercinta sebagai sebuah berkat dan jawaban atas doa-doa sang ibu.
Perayaan Perjalanan Hidup
Dengan detail produksi yang digarap secara teliti melalui proses mixing berulang kali demi menjaga kejernihan vokal dan instrumen album Blue. tidak sekadar hadir sebagai kumpulan lagu galau biasa.
Album ini diposisikan sebagai ruang kontemplasi bagi siapa saja yang tengah berproses mengikhlaskan, merawat luka, dan berani kembali melangkah untuk mencintai diri sendiri seutuhnya.
Baca juga: The Brandals Angkat Tema Sosial Politik di Album Oposisi
Baca juga: Turbokidz Ajak Berani Ambil Jeda Lewat Single Jangan Ganggu Hari Ini
Saat ini, seluruh materi dalam album Blue. milik Gloria Jessica dan Ade Govinda sudah bisa didengarkan di berbagai peron pemutar musik daring. []




