Jakarta – Grup band Seringai, resmi merilis album terbaru bertajuk IV: Anastasis pada Kamis, 16 April 2026. Unit rock oktan tinggi ini, bakal tampil untuk pertama kalinya dalam format berlima, di pertunjukan spesial perilisan album.
Dalam sesi dengar eksklusif bersama awak media, vokalis Arian 13 mengatakan bahwa album ini awalnya direncanakan berisi 13 lagu, namun satu nomor akhirnya dicopot karena dianggap belum matang.
Dia bahkan bergurau bahwa lagu yang tidak masuk album tersebut bisa saja dijual kepada band lain yang berminat.
“Awalnya sebenarnya rencana di ‘IV: Anastasis” ini ada 13 lagu. Tapi ada satu lagu akhirnya kami take out karena kayanya masih belum terlalu matang,” ucap Arian 13, dikutip Reallist Media.
“Mungkin kalau ada band-band baru, lagu ini bisa kami jual. Jasa membuatkan lagu rock dan metal,” tuturnya.
Usai dirilis album secara digital, album IV: Anastasis milik Seringai akan dilepas dalam format fisik pada 23 April 2026. Di hari yang sama, sebuah keriaan bertajuk “Seringai IV: Anastasis Album Launch” dihelat di M Bloc Live House, Jakarta.
Pada panggung tersebut, Seringai tampil dengan format lima personel untuk pertama kalinya, dengan tambahan dua gitaris yaitu Angga Kusuma (eks Taring) dan Darma Respati (Negatifa), bergabung bersama Edy Khemod, Sammy Bramantyo, dan Arian 13.
Konser ini menghadirkan tiga band cadas sebagai pembuka, yakni Stepforward, BongaBonga, dan Masakre. Tiket konser yang dipromotori Antara Suara ini tersedia melalui Loket.com.
Album ini menjadi penanda penting dalam perjalanan diskografi Seringai, terutama setelah kepergian gitaris sekaligus pendiri band Ricky Siahaan pada April 2025.
Secara tematik, album IV: Anastasis menghadirkan nuansa yang lebih emosional dengan eksplorasi lirik penuh amarah dan refleksi. Sedangkan secara musikal, album ini memadukan elemen metal, rock, dan hardcore dengan intensitas tinggi, memperlihatkan konsistensi Seringai dalam menghadirkan musik keras berkarakter kuat.
Sejak berdiri pada 2002, Seringai telah merilis sejumlah karya yang mendapat sambutan positif, mulai dari mini album High Octane Rock (2004), album penuh Serigala Militia (2007), Taring (2012), hingga Seperti Api (2018).
Baca juga: Basajan Lepas Album Debut Béwara, Usung Tema Filosofi Sunda
Baca juga: 5 Album Motörhead Terbaik yang Menampilkan Kejeniusan Gitar Phil Campbell
Dengan hadirnya IV: Anastasis, Seringai menegaskan kemampuan bertahan sekaligus beradaptasi di tengah kehilangan salah satu personel inti, serta memperlihatkan komitmen mereka untuk terus berkarya dan menginspirasi penggemar musik keras di Indonesia. []

