Jakarta – Indonesia berduka atas wafatnya Jenderal (Purn.) TNI Ryamizard Ryacudu, Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014–2019, yang meninggal dunia pada Minggu siang, 31 Mei 2026 di RSPAD Gatot Soebroto.
Kepergian sosok prajurit sejati ini menorehkan kehilangan mendalam bagi keluarga besar TNI, Kementerian Pertahanan, serta seluruh masyarakat Indonesia.
Ungkapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, termasuk mantan Panglima TNI sekaligus Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Hadi Tjahjanto, yang menuliskan pesan penuh duka di akun Instagramnya.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Dengan penuh rasa duka dan kehilangan yang mendalam, kami turut berbelasungkawa atas wafatnya Jenderal (Purn.) TNI Ryamizard Ryacudu,” tulis Hadi Tjahjanto, dikutip Reallist Media pada Minggu, 31 Mei 2026.
“Beliau adalah sosok prajurit sejati yang mengabdikan hidupnya untuk bangsa dan negara, dengan keteguhan, keberanian, serta kecintaan yang tulus kepada Indonesia. Selamat jalan, putra terbaik bangsa. Jasa, dedikasi, dan pengabdianmu akan senantiasa dikenang dalam perjalanan negeri ini. Al-Fatihah,” katanya.
Sebagai bentuk penghormatan negara, Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyiapkan rangkaian upacara militer dan persemayaman resmi. Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa jenazah akan tiba di Kemhan dan disemayamkan di depan Aula Bhinneka Tunggal Ika pada Senin, 1 Juni 2026, pukul 07.30 WIB.
Upacara persemayaman akan dipimpin oleh Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara.
Setelah prosesi persemayaman, Kemhan akan melanjutkan dengan upacara pelepasan kedinasan pada pukul 11.00 WIB sebelum jenazah diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta.
Puncak rangkaian penghormatan ini adalah prosesi pemakaman secara militer di TMPNU Kalibata yang akan dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia.
Kepergian Ryamizard Ryacudu meninggalkan jejak panjang dalam sejarah pertahanan Indonesia. Sebagai mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), ia dikenal memiliki keteguhan prinsip, kepemimpinan yang kuat, serta kontribusi besar dalam memperkuat sistem pertahanan nasional.
Baca juga: Komposer Legendaris James F. Sundah Meninggal Dunia dalam Usia 70 Tahun
Baca juga: Eks Gitaris Stinky, Ndhank Surahman Hartono Meninggal Dunia
Dedikasi dan pengabdian beliau akan senantiasa dikenang sebagai bagian dari perjalanan bangsa dalam menjaga kedaulatan negara. []
