Dihujat Usai Bela Ed Sheeran Soal Isu Palestina, Taka One Ok Rock Rilis Klarifikasi

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Vokalis One Ok Rock, Takahiro Moriuchi atau akrab disapa Taka, tengah menjadi sorotan publik setelah pernyataannya mendukung Ed Sheeran menuai hujatan dari penggemar internasional, termasuk Indonesia.

Dukungan tersebut muncul setelah Ed Sheeran mencoret Macklemore dari tur Loop Tour karena sang rapper menyerukan kalimat “Free Palestine” di atas panggung.

Melalui unggahan di Instagram Story, Taka menuliskan kalimat yang memicu kontroversi yang segera ditanggapi negatif oleh banyak penggemar. Sang vokalis, dinila tidak peka terhadap krisis kemanusiaan di Gaza.

“Ed, tindakanmu itu butuh keberanian. Bagiku, engkau adalah teladan. Hormat setinggi-tingginya untukmu,” demikian bunyi unggahan Taka, dikutip Reallist Media pada Kamis, 24 September 2026.

Reaksi keras datang dari komunitas penggemar Indonesia. Akun komunitas ONEOKROCK_INDO mengumumkan vakum dan membatalkan sejumlah acara sebagai bentuk protes. Media sosial Taka pun dibanjiri komentar “Free Palestine” dan kritik pedas.

Banyak penggemar menilai sikap Taka bertentangan dengan citra One Ok Rock yang selama ini dikenal vokal melawan ketidakadilan.

Menanggapi hujatan tersebut, Taka akhirnya memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa dukungannya kepada Ed Sheeran bukanlah sikap politik, melainkan bentuk solidaritas terhadap seorang sahabat.

“Saya tidak bisa berdiam diri ketika melihat seorang teman berada dalam situasi seperti itu. Saya menolak perang, menolak kekerasan terhadap warga sipil, dan menolak boikot massal terhadap musisi,” ujar Taka.

Meski demikian, klarifikasi tersebut belum sepenuhnya meredakan kekecewaan penggemar. Banyak yang menilai Taka seharusnya lebih berhati-hati dalam menyampaikan dukungan, terutama ketika isu Palestina menjadi sorotan global.

Kontroversi ini juga memperlihatkan bagaimana isu politik dan kemanusiaan dapat memecah komunitas musik internasional.

Ed Sheeran sendiri kehilangan seluruh artis pendukung tur, termasuk band pengiring, akibat solidaritas terhadap Macklemore. Situasi ini membuat tur Loop Tour menjadi sorotan media dunia.

Dukungan Taka kepada Ed Sheeran dianggap memperkeruh keadaan, karena publik menilai sikap tersebut seolah mengabaikan penderitaan rakyat Palestina.

Bagi karier One Ok Rock, kontroversi ini menjadi ujian besar. Reputasi Taka sebagai frontman band yang selama ini disegani mulai tergerus di mata sebagian penggemar, terutama di Asia Tenggara.

Namun, sebagian penggemar lainnya tetap mendukung Taka dengan alasan bahwa persahabatan tidak bisa dicampuradukkan dengan politik.

Kasus ini menunjukkan bahwa musisi global kini tidak bisa lepas dari isu politik dan kemanusiaan. Setiap pernyataan publik dapat berdampak besar terhadap citra dan hubungan dengan penggemar.

Baca juga: Taylor Swift Jadi Penerima Pertama Penghargaan Artist-Director MTV VMA 2026

Baca juga: Travis Kelce Cetak Touchdown, Taylor Swift Pamer Cincin Kawin

Taka mungkin hanya ingin menunjukkan solidaritas kepada sahabatnya, tetapi di mata publik, dukungan tersebut dianggap sebagai sikap politik yang kontroversial. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *