Duovertime Lepas Single Perdana Bertajuk Ga Pernah End

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Duovertime, duo musisi baru yang lahir dari keresahan keseharian kelas pekerja, resmi meluncurkan single debut mereka yang berjudul Ga Pernah End.

Bagi banyak orang, single Ga Pernah End hadir sebagai bentuk pengakuan kolektif yang jujur dan tanpa filter mengenai asam garam dunia kerja modern, sesuatu yang kerap dirasakan oleh banyak orang, namun jarang diungkapkan secara terang-terangan di ruang publik.

Duovertime memilih untuk tidak menutup-nutupi pahitnya dunia kerja dengan lirik-lirik puitis yang muluk. Sebaliknya, mereka menyuguhkan bahasa sehari-hari yang sangat jujur, lugas, dan menohok langsung ke realitas lapangan.

Dengan hook yang repetitif dan mudah menempel di kepala, setiap baris dalam lagu ini seolah mewakili unek-unek yang selama ini ingin kita tumpahkan saat rapat kantor, namun tertahan di tenggorokan.

Menariknya, Duovertime tidak datang dengan misi mulia untuk menggurui atau memberikan solusi instan atas sistem ketenagakerjaan yang rumit. Mereka sadar bahwa terkadang, yang paling dibutuhkan oleh para pekerja bukan ceramah motivasi, melainkan validasi atas lelah yang mereka rasakan.

Melalui lagu ini, mereka ingin pendengarnya tahu bahwa mereka tidak sendirian menghadapi tekanan tersebut.

“Akhirnya rilis juga, debut single Duovertime yang diolah dari konten kami sehari-hari hahahaha biar makin terngiang dah tuuhh,” ujar Devan, dikutip Reallist Media pada Senin, 5 Oktober 2026.

Sementara itu, Ibong menambahkan intensi yang lebih dalam di balik penggarapan karya ini.

“Lagu ini hadir untuk mengajak kita para pekerja bisa lebih berdamai, dan kamu gak sendirian,” ucap Ibong.

Single Ga Pernah End lahir dari proses kreatif yang sangat organik. Lagu ini ditulis secara keroyokan oleh Devan Yulio Setiawan, Muhammad Syaepullah, dan Christian Bong.

Jauh sebelum masuk dapur rekaman resmi, fondasi lagu ini sudah terbangun melalui berbagai konten keseharian yang diunggah Duovertime dan sukses membangun kedekatan emosional dengan para pengikutnya.

Dari sisi produksi, penggarapan aransemen dipercayakan kepada Muhammad Haekal, dengan menggandeng Gerald Liu dan Muhammad Haekal sebagai co-producer. Vokal khas yang renyah dibawakan langsung oleh Devan dan Ibong.

Sentuhan akhirnya disempurnakan melalui proses mixing dan mastering oleh Abror Samdya, memastikan seluruh energi, keresahan, dan karakter lagu ini tersampaikan secara optimal ke telinga pendengar.

Baca juga: Ada Gitaris Mew di Album Blue. Milik Ade Govinda dan Gloria Jessica

Baca juga: Unit Ska-punk, El Popo Angkat Suara Kelas Pekerja di EP Dumbo Fantastico

Saat ini, single Ga Pernah End milik Duovertime sudah bisa didengarkan di berbagai platform pemutar musik daring. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *