REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Panggung musik pop Indonesia kembali kedatangan karya segar dari penyanyi sekaligus penulis lagu asal Jakarta Timur, Maseta. Melalui label rekaman Sun Eater, Maseta resmi merilis extended play (EP) terbarunya yang diberi judul SAYANG.
EP ini memuat total enam trek, yang terdiri dari tiga single yang telah dirilis sebelumnya serta tiga lagu baru. Melalui karya terbarunya ini, Maseta mengusung konsep sound pop yang santun, kumpulan lagu pop yang mudah dicerna, mengalir lembut di telinga, namun meninggalkan kesan yang mendalam di kepala.
Pemilihan kata “SAYANG” sebagai judul EP ketiganya bukan tanpa alasan. Maseta merangkum dua tema besar yang saling bertolak belakang ke dalam karya ini, yakni jatuh cinta dan kehilangan, serta titik temu di antara keduanya.
Secara linguistik, kata “sayang” memiliki makna ganda atau kontronim, kata ini bisa merepresentasikan kasih dan cinta yang tulus, namun di sisi lain dapat merujuk pada rasa kasihan serta penyesalan.
“(Lewat EP ini) ‘Sayang’ nggak cuma diucapkan, tapi juga kuberi makna juga spektrumnya,” ujar Maseta, dikutip Reallist Media pada Selasa, 27 Oktober 2026.
Nuansa patah hati dapat dirasakan pendengar melalui single Kejora Walini dan SAYANG (I Can’t Lie) yang membingkai tema serupa dengan balutan produksi musik yang sangat kontras. Sementara itu, irisan antara cinta dan kehilangan dieksplorasi secara dinamis melalui single uptempo berjudul MARAH-MARAH.
Di balik proses kreatifnya, penulisan lagu menjadi medium bagi Maseta untuk berdialog dengan dirinya sendiri guna memecahkan berbagai pertanyaan personal yang berkecamuk di kepalanya. Melalui proses reflektif tersebut, Maseta mengaku dapat mengenal dirinya lebih dalam dengan menelusuri akar dari rasa cinta dan kehilangan yang kerap luput dari perhatian sehari-hari.
“Mencintai dan kehilangan udah jadi bagian sehari-hari, tapi suka kelewat untuk diproses. Aku menulis biar jadi ringan di dada,” tuturnya.
Maseta memantapkan pilihan pada lagu Belati sebagai focus track dari EP ini. Lagu tersebut dinilai paling jujur dan pas untuk menjadi pintu gerbang bagi pendengar baru. Mengangkat cerita tentang gelora awal masa kasmaran, liriknya menuturkan rasa kesemsem yang begitu kuat.
Secara musikal, single Belati menghadirkan nostalgia era 2000-an yang mengingatkan pendengar pada lagu-lagu latar serial sitkom televisi, sekaligus merangkum titik tengah genre keseluruhan proyek ini.
EP kemudian dilanjutkan dengan deretan single terdahulu, luapan emosi dalam MARAH-MARAH, nomor groovy tentang fase H+1 putus cinta SAYANG (I Can’t Lie), serta kompleksitas hubungan dalam Kejora Walini yang terbagi menjadi dua bagian.
Sebagai kejutan musikal, pendengar kemudian diajak beralih ke alunan gitar akustik dalam lagu terang. Pada lagu ini, Maseta menggandeng Vika Randia, vokalis grup alternative pop MADMAX, untuk menciptakan harmoni vokal yang saling bersahutan.
“Vika has a beautiful voice. Timbre suaranya soothing banget, kontrasnya sama suaraku hasilnya cantik,” kata Maseta.
EP SAYANG ditutup secara syahdu melalui trek tenang, sebuah nomor penuh kehangatan yang mengeksplorasi rasa syukur atas kehadiran pasangan hidup.
Menariknya, keenam lagu dalam EP SAYANG dikerjakan oleh jajaran produser yang berbeda-beda, memberikan kekayaan rasa dan warna musikal yang beragam di setiap treknya. Pengalaman ini turut memperkaya wawasan bermusik Maseta dalam menyampaikan visi kreatifnya.
“I learned along the way that good producers are good communicators. Masing-masing produser ada pelajarannya masing-masing. Aku juga jadi lebih tahu mauku dan lebih tahu cara menyampaikannya ke para produser,” ucap Maseta.
Adapun deretan produser yang terlibat di balik penggarapan EP ini meliputi Krautmilk (Herald Reynaldo) dari L’Alphalpha yang memproduseri focus track Belati. Kemudian Enrico Octaviano (Lomba Sihir) yang menggarap nuansa elektronik pop era 80-an pada lagu MARAH-MARAH.
Lalu ada David Halim (Littlefingers) yang menonjolkan sisi R&B Maseta di lagu SAYANG (I Can’t Lie), Ollie Lazuardi (HERN) yang meracik Kejora Walini, Ibnu Dian (Matter Halo) yang menangani produksi folk dalam lagu terang, serta Cosmicburp dan Tobias Hosea yang berkolaborasi menggarap trek penutup tenang.
Baca juga: Pamungkas dan Eross Candra Bantu Bernadya Garap Single Lebih Beruntung Sedikit
Baca juga: Igan Baswara Bahas Komitmen Serius Anak Muda di Single Ikut Aku Pulang
Saat ini, seluruh materi dalam EP SAYANG milik Maseta sudah dapat dinikmati oleh para penikmat musik di berbagai platform streaming digital.[]




