REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Konser perayaan Kahitna 40 Tahun yang digelar di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Jakarta, Sabtu 5 September 2026, menjadi sorotan publik setelah gelombang komplain warganet memenuhi media sosial.
Alih-alih hanya menjadi pesta nostalgia empat dekade perjalanan musik penuh cinta, acara ini justru menimbulkan kekecewaan bagi sebagian penonton yang hadir.
Keluhan yang paling banyak disampaikan mencakup antrean panjang yang tidak teratur, sistem tiket tanpa barcode yang membuat validasi menjadi lambat, kursi dengan pandangan terhalang panggung, kualitas audio yang dinilai buruk, hingga harga tiket yang dianggap tidak sebanding dengan fasilitas yang diberikan.
Banyak Soulmate (sebutan bagi fans Kahitna) merasa pengalaman menonton konser tidak sesuai dengan ekspektasi, terlebih dengan harga tiket premium yang mereka bayarkan.
Gelombang kritik ini kemudian ditanggapi oleh pihak promotor Enjoy Live Experience melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Minggu, 6 September 2026. Dalam pernyataan tersebut, promotor menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penonton yang merasa kecewa atas jalannya acara.
Mereka menegaskan bahwa masukan dari penonton tidak akan ditutup-tutupi atau dikecilkan, melainkan dijadikan bahan evaluasi menyeluruh untuk perbaikan di masa mendatang.
“Kami memahami bahwa pengalaman yang didapatkan sebagian penonton tidak sesuai dengan ekspektasi dan standar yang seharusnya kami berikan. Atas hal tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya kepada seluruh penonton yang merasa kecewa atas jalannya acara,” tulis promotor Enjoy Live Experience, dikutip Reallist Media pada Senin, 7 September 2026.
“Kami tidak ingin menutup-nutupi ataupun mengecilkan masukan ini, dan saat ini sedang melakukan evaluasi internal secara menyeluruh bersama seluruh tim terkait untuk menelusuri setiap keluhan yang disampaikan,” kata mereka.
Promotor juga membuka kanal pengaduan resmi melalui tautan formulir bit.ly/wehearsoulmate agar penonton dapat menyampaikan keluhan dan masukan secara langsung.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari proses pembelajaran dan evaluasi internal untuk memastikan kualitas penyelenggaraan acara berikutnya lebih baik.
Mereka menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan oleh Soulmate selama ini merupakan hal yang tidak ternilai dan menjadi motivasi utama untuk terus memperbaiki kualitas setiap acara.
Meski konser ini tetap menjadi tonggak sejarah perjalanan Kahitna, pengalaman negatif yang dirasakan sebagian penonton berpotensi memengaruhi citra promotor dan reputasi grup musik tersebut.
Baca juga: Lomba Sihir Siapkan 20 Lagu untuk Konser Ujung Dunia 2026
Baca juga: Konser 30 Tahun Ungu Bakal Dimeriahkan Penampilan Kiesha Alvaro hingga Zara Leola
Publik kini menunggu bukti nyata dari komitmen perbaikan yang dijanjikan Enjoy Live Experience. Bagi penggemar, perayaan empat dekade Kahitna seharusnya menjadi momen penuh kebahagiaan, bukan pengalaman yang meninggalkan rasa kecewa. []




