REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Personel grup band Lomba Sihir memberikan bocoran konsep Konser Ujung Dunia yang bakal digelar di GBK Basketball Hall, Jakarta, pada 21 November 2026 mendatang.
Pertunjukan ini bukan sekadar konser biasa, melainkan sebuah perayaan perjalanan lima tahun mereka di industri musik, sekaligus momentum untuk menutup era album Obrolan Jam 3 Pagi dengan cara yang spektakuler.
Formasi lengkap Lomba Sihir, yakni Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal, gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor, vokal), dan Baskara Putra alias Hindia (vokal) akan tampil dengan energi penuh.
Mereka menyiapkan lebih dari 20 lagu yang diambil dari dua album utama, Selamat Datang di Ujung Dunia (2021) dan Obrolan Jam 3 Pagi (2025), serta materi terbaru dari album deluxe Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi yang dirilis pada 4 September 2026.
Lagu-lagu populer seperti Hati dan Paru-Paru, Mungkin Takut Perubahan, Semua Orang Pernah Sakit Hati, Ribuan Memori, Selamanya, dan Andai Saja akan dibawakan dengan aransemen baru yang lebih segar.
Berbicara dalam konferensi pers di Jakarta, Natasha Udu menegaskan bahwa konser ini adalah bentuk penghargaan kepada para penggemar.
“Konser Ujung Dunia ini merayakan Lomba Sihir yang masih seumur jagung sekaligus menjadi persembahan untuk penggemar kami, Peserta Lomba Sihir, yang sudah bersama kami selama lima tahun,” ujar Udu, dikutip Reallist Media pada Senin, 7 September 2026.

Rayhan menambahkan bahwa konser tunggal perdana mereka kali ini diharapkan bisa menjadi perayaan bersama. “Sudah banyak karya kami yang jadi bagian hidup banyak orang. Kami ingin ini menjadi selebrasi bersama,” tuturnya.
Hindia menyoroti skala produksi yang lebih besar dibanding pertunjukan sebelumnya. Dengan tata artistik yang konseptual, panggung akan dirancang untuk merefleksikan perjalanan band, menghadirkan pengalaman visual dan emosional yang berbeda.
“Lomba Sihir belum pernah mencoba pertunjukan dalam skala seperti ini. Saya sangat menunggu hasilnya seperti apa saat tim kami diberikan akses untuk mengolah rangkaian ini,” katanya.
Tristan menambahkan bahwa konser ini akan menjadi ruang eksplorasi musikal. “Spesial di konser ini akan ada banyak lagu yang jarang dibawakan dan pastinya dengan aransemen baru,” ujarnya.
Enrico pun menekankan bahwa mereka ingin membawa penonton merasakan spektrum penuh dari musik Lomba Sihir.
“Kami akan mencoba membawa semua Peserta Lomba Sihir yang datang untuk bisa merasakan banyak spektrum yang Lomba Sihir punya,” katanya.
Dengan daftar lagu yang komprehensif, konsep artistik yang matang, serta energi yang dibawa oleh setiap personel, Konser Ujung Dunia diproyeksikan menjadi salah satu pertunjukan musik paling berkesan di Indonesia tahun ini.
“Kami tidak pernah berharap orang menyukai lagu kami, tapi semoga karya ini bisa menemani hidup mereka,” tutur Natasha Udu. []
Tiket konser dibagi dalam dua kategori, yakni festival (berdiri) seharga Rp450.000 dan tribune (duduk) seharga Rp650.000. Selain itu, tersedia opsi Premium Add On seharga Rp450.000 yang menawarkan merchandise eksklusif serta akses ke fasilitas khusus.
Baca juga: Konser 30 Tahun Ungu Bakal Dimeriahkan Penampilan Kiesha Alvaro hingga Zara Leola
Baca juga: RAN, Tiara Andini, Monita Tahalea Meriahkan Konser Kahitna 40 Tahun
Penjualan tiket presale untuk anggota WhatsApp Group Peserta Lomba Sihir telah dibuka pada 5 Agustus, sementara penjualan umum dimulai 8 Agustus melalui situs resmi lombasihiryes.com. []




