Rilis Album Melankolia Radikal, Dongker Pakai Foto Jokowi Sebagai Visual

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Unit punk asal Bandung, Dongker resmi mengumumkan akan merilis album terbaru bertajuk Melankolia Radikal pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Album ini hadir sebagai refleksi atas kondisi emosional generasi muda, terinspirasi dari laporan World Health Organization (WHO) yang menyebutkan bahwa satu dari empat remaja mengaku sering merasa murung.

Lewat karya ini, Dongker mencoba menerjemahkan kesedihan sebagai emosi yang menetap, tumbuh, dan mengakar dalam diri anak muda.

Menurut Dongker, Melankolia Radikal berarti perasaan sedih yang mengakar. Frasa ini diambil dari bahasa Yunani, “melankolia” yang berarti suasana hati murung, dan “radikal” yang berarti akar. Kesedihan yang mereka maksud tidak hanya lahir dari pengalaman pribadi, tetapi juga dari pengalaman kolektif dan hubungan antarmanusia seperti keluarga, lingkungan, hingga negara.

Tiga personel Dongker, yakni Delpi, Arno, dan Dzkrie sepakat bahwa kesedihan bukanlah hal asing bagi anak muda. Mereka pernah kecewa, kehilangan arah, dan berusaha memahami kehidupan. Arno, sang gitaris, menegaskan bahwa kesedihan adalah bagian dari realitas yang tidak perlu ditutup-tutupi.

“Sedih itu perasaan yang kadang kita tak inginkan, tapi kadang dibutuhkan. Sebab emosi yang paling jujur itu kadang keluar ketika sedih,” tutur Arno, dikutip Reallist Media pada Selasa, 25 Agustus 2026.

“Realita hari ini, banyak manusia yang sedih tapi bersembunyi. Sepertinya album ini secara prosesnya banyak mengajarkan kami bentuk cara bertahan hidup,” ujarnya.

Proses penggarapan album ini telah dimulai sejak 2024. Namun, proyek sempat terhenti karena Dongker lebih dulu merilis album I Don’t Know and I Dongker bersama Jason Ranti. Meski demikian, kolaborasi tersebut justru membuka perspektif baru dalam proses kreatif mereka.

“Jason Ranti cukup membawa hal baru. Sebelumnya kami saat membuat karya lebih cenderung ingin melakukan proses kreatifnya sendiri,” kata Delpi.

“Tapi setelah melihat Mas Jeje yang tiba-tiba berlari ke mesin ketik lalu menulis sebuah lagu secara spontan, membuat cara pandang kami berubah saat melihat sebuah proses kreatif,” tuturunya.

Album Melankolia Radikal berisi 11 trek, diperkaya dengan kolaborasi sejumlah nama besar seperti Efek Rumah Kaca dan Banda Neira. Selain itu, terdapat satu lagu yang mengambil sampel dari karya legendaris Air & Api milik Naif.

Identitas album ini juga diperkuat melalui artwork yang digarap oleh Agan Harahap dengan konsep I Was Punk Before You. Visual menampilkan foto close-up Presiden Joko Widodo dalam balutan gaya punk, yang menurut Dongker merepresentasikan realitas kabur akibat internet, AI, dan informasi yang dibatasi oleh pejabat.

Selain itu, Dongker memperkenalkan maskot baru bernama Dollar. Maskot ini bukan representasi mata uang, melainkan interpretasi dari kesedihan, dan akan hadir dalam berbagai medium seperti action figure, kostum boneka, hingga keychain.

Baca juga: Unit Post-punk Stanzah! Lepas Lagu Cinta Bertajuk Rayuan Siang Terik
Baca juga: Unit Punk Purwokerto, TARR! Lepas Album BERANTAKAN

Setelah perilisan album, Dongker merencanakan tur di Indonesia serta beberapa negara di Asia Tenggara. []

Magang
Kahfi Reihan
Jurnalistik, UIN Syarif Hidayatullah
25 Agustus 2026

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *