REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Grup band punk rock asal Purwokerto, TARR! resmi merilis album penuh pertama mereka bertajuk BERANTAKAN. Album ini hadir dua tahun setelah single 02.50 yang sempat memperkenalkan nama TARR! ke skena musik independen.
Dengan delapan materi di dalamnya, album BERANTAKAN menjadi representasi keresahan anak muda kampung kota yang tumbuh di ruang sempit, bekerja sekadar untuk bertahan hidup, mempertanyakan masa depan, lalu menertawakannya sebelum hari berganti.
Alih-alih mengejar kompleksitas, TARR! memilih berbicara lugas mengenai keseharian. Lirik-lirik dalam album ini ditulis dengan bahasa yang akrab di telinga, dibarengi gitar dan bass yang kasar serta ketukan drum yang catchy.
Semua berpadu dengan fondasi punk rock yang sejak awal mereka usung. Album ini tidak menawarkan jawaban atas keresahan, melainkan mengajak pendengar untuk sedikit berdamai dengan realita.
Meski lahir dari sudut kontrakan di gang sempit pemukiman padat Purwokerto, kegelisahan yang diangkat mampu melampaui batas kota dan terasa universal.
Dalam pernyataan mereka, TARR! menegaskan bahwa BERANTAKAN adalah cerminan kehidupan nyata. Album ini tidak dimaksudkan untuk menggurui, melainkan menjadi teman bagi siapa pun yang sedang berjuang menghadapi rutinitas dan tekanan hidup.
Dengan durasi 22 menit, delapan lagu yang disajikan menjadi potret jujur tentang kehidupan kampung kota yang penuh dinamika.
Album ini diproduksi secara mandiri oleh TARR! di Studio72 Purwokerto. Proses recording, mixing, dan mastering dilakukan di studio yang sama, sementara artwork album digarap oleh @alfiannk_.
Keputusan untuk menggarap semuanya sendiri memperlihatkan semangat independen yang kuat, sekaligus menegaskan identitas mereka sebagai band punk rock yang jujur dan apa adanya.
TARR! sendiri lahir dari skena musik independen Purwokerto. Band ini diperkuat oleh Zaqi Fatahilah (vokal), Setyo Adi Nugroho (gitar), Yoga Azis (bass), dan Naufal Alif (drum).
Nama mereka mulai dikenal lewat single 02.50, dan setelah dua tahun menulis serta merekam, akhirnya mereka menghadirkan album penuh pertama sebagai babak baru perjalanan musik.
Lewat album BERANTAKAN, TARR! berharap dapat menjangkau lebih banyak pendengar yang pernah merasakan keresahan serupa.
Mereka ingin musiknya menjadi ruang untuk berbagi cerita, sekaligus pengingat bahwa meski hidup sering terasa berantakan, selalu ada cara untuk berdamai dengan kenyataan.
Baca juga: Kerja Bareng Demajors, Under The Big Bright Yellow Sun Rilis Album VIRADA
Baca juga: Ghea Indrawari Jelajahi Misteri Cinta Anak Muda di Album Rasi Bintang
Saat ini, seluruh materi dalam album BERANTAKAN milik TARR! telah tersedia di seluruh layanan streaming digital. []




