REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Vikri Rasta merupakan salah satu komika sekaligus musisi yang cukup dikenal di skena hiburan Indonesia. Selain aktif di dunia stand up comedy, Vikri juga memiliki latar belakang sebagai musisi dan telah mengerjakan berbagai proyek di bidang musik.
Perjalanan Vikri di dunia stand up comedy sendiri ternyata tidak diawali dengan sebuah rencana besar. Ia pertama kali terjun setelah diajak oleh teman-temannya yang sudah lebih dulu menjadi bagian dari komunitas stand up comedy angkatan awal.
“Waktu itu diajak sama teman-teman stand up angkatan awal, dan yaudah mengalir begitu aja, kebetulan kalau buat saya,” ujar Vikri Rasta dalam wawancaranya bersama Reallist Media pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Meski awalnya hanya mengikuti ajakan teman, stand up comedy kemudian memberikan banyak pengaruh terhadap perjalanan kreatif Vikri. Menurutnya, pengalaman sebagai komika justru memberikan efek positif terhadap berbagai proyek lain yang ia kerjakan, termasuk di dunia musik yang menjadi latar belakang utamanya.
“Dari stand up banyak memberikan side effect positif ke proyek-proyek yang lain, karena basic-nya sebenarnya saya di musik kan,” katanya.
Bahkan, jika berbicara soal keinginan pribadi, Vikri mengaku sebenarnya masih ingin lebih dikenal sebagai seorang musisi. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai melihat bahwa identitas sebagai seorang seniman jauh lebih penting daripada hanya dikenal melalui satu bidang.
“Kalau dari sisi ego mungkin saya ingin lebih dikenal sebagai musisi, tapi pada akhirnya saya berpikir mendapatkan sebuah pengakuan bahwa saya seorang seniman mungkin sudah cukup,” kata Vikri
Dengan pengalamannya di dunia stand up comedy dan berbagai industri hiburan lainnya, Vikri tentunya memiliki sejumlah komika yang ia kagumi.
Berikut lima komika Indonesia favorit Vikri Rasta:
1. Pandji Pragiwaksono
Nama pertama yang dipilih Vikri adalah Pandji Pragiwaksono. Bagi Vikri, Pandji merupakan salah satu komika yang punya peran besar dalam perkembangan stand up comedy di Indonesia.
“Bisa dibilang banyak membuat gebrakan di Indonesia. Keberaniannya, idenya, dan kreativitasnya membuka banyak pintu untuk komik lain,” katanya
Menurut Vikri, keberanian Pandji dalam membuat berbagai gebrakan menjadi salah satu hal yang membuatnya begitu berpengaruh. Tidak hanya dari materi stand up comedy yang dibawakan, tetapi juga dari berbagai ide dan kreativitasnya yang ikut membuka banyak ruang bagi komika-komika lainnya.
2. Praz Teguh
Berikutnya ada Praz Teguh. Kali ini, Vikri melihat sosok Praz dari sisi prosesnya dalam membangun karier sebagai seorang komika.
“Dia benar-benar salah satu komika yang sangat berproses,” ujar Vikri.
Ada satu hal lain yang membuat Vikri memberikan respek lebih terhadap Praz, yaitu bagaimana Praz tetap membawa orang-orang di sekitarnya ketika sudah mendapatkan hasil dari perjalanan panjang tersebut.
“Yang bikin saya respect adalah setelah mendapatkan hasil dari prosesnya dia ngajak teman-temannya.”
Buat Vikri, hal tersebut menjadi salah satu alasan Praz masuk ke dalam daftar komika favoritnya.
3. Ebel Cobra
Ebel Cobra menjadi nama yang cukup unik dalam daftar komika favorit Vikri. Pasalnya, hal yang membuat Vikri tertarik bukan hanya soal kemampuan Ebel dalam membawakan komedi, tetapi juga bagaimana ia memainkan identitas dan persona di depan publik.
“Dia bisa mengkamuflase dirinya selama bertahun-tahun, sehingga banyak orang yang kaget dengan skenario yang dia bikin,” ujar sang komika.
Strategi tersebut juga mengingatkan Vikri kepada komedian asal Amerika Serikat, Andy Kaufman, yang dikenal sering memainkan karakter dan membuat penonton sulit membedakan antara persona yang ia tampilkan dengan dirinya sendiri.
“Andy Kaufman dulu melakukan strategi ini, akhirnya terulang lagi di Indonesia dan itu Ebel Cobra,” tambahnya.
Buat Vikri, apa yang dilakukan Ebel menjadi sesuatu yang menarik karena membutuhkan konsistensi dalam waktu yang cukup panjang sebelum akhirnya memberikan kejutan kepada penonton.
4. Arif Brata
Selain Praz Teguh, Vikri juga memasukkan Arif Brata ke dalam daftar komika favoritnya karena alasan yang kurang lebih sama, yaitu proses panjang dalam membangun karier.
“Hampir bisa dibilang mirip sama Praz, karena saya melihat prosesnya dari awal meniti karier sampai akhirnya jadi salah satu komika terlucu sekarang,” katanya.
Vikri melihat bagaimana Arif berkembang sejak awal meniti karier hingga akhirnya bisa menjadi salah satu komika yang cukup diperhitungkan. Proses tersebut kemudian menjadi alasan Vikri memasukkan Arif Brata ke posisi keempat dalam daftarnya.
5. Dany Beler
Terakhir ada Dany Beler. Berbeda dari beberapa nama sebelumnya, Vikri memilih Dany karena alasan yang lebih teknis.
“Gua suka Dany Beler lebih secara teknis,” ujarnya.
Baca Juga: Priska Baru Segu Bakal Gelar Stand Up Comedy Show Bertajuk Pertigapuluhan
Baca Juga: Show Malam Sold Out, Arie Kriting Hadirkan Pertunjukan Siang
Meski Vikri tidak menjelaskan lebih jauh mengenai aspek teknis yang ia maksud, pilihan tersebut menunjukkan bahwa kemampuan seorang komika di atas panggung tidak hanya dinilai dari seberapa besar namanya dikenal.
Bagi Vikri, teknik dalam membawakan stand up comedy juga menjadi salah satu hal yang menarik untuk diperhatikan.
Magang
Kahfi Reihan
Jurnalistik, UIN Syarif Hidayatullah
Jumat, 11 September 2026




