REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, mendadak bergemuruh pada Sabtu malam dengan kehadiran dome alias kubah ikonik dalam konser penyanyi sekaligus rapper kenamaan asal Amerika Serikat, Ye, yang sebelumnya dikenal luas dengan nama Kanye West.
Kehadiran musisi global tersebut disambut dengan sorak-sorai riuh serta antusiasme yang luar biasa dari puluhan ribu penggemar yang telah lama menantikan penampilannya secara langsung di tanah air.
Konser akbar bertajuk “Ye Live” ini tidak hanya menjadi agenda musik biasa, melainkan sebuah pertunjukan audio-visual berskala raksasa yang menempatkan Jakarta sebagai pusat perhatian dunia musik internasional.
Salah satu daya tarik utama yang langsung mencuri perhatian penonton sejak detik pertama adalah konsep panggung yang diusung. Menggunakan format Giant World Globe Stage, konser ini menampilkan panggung berbentuk kubah (dome stage) raksasa yang dilengkapi dengan visual gambar bola dunia berputar secara 360 derajat.
Marketing & Communications Lead Raw Vision Collective, Karen Tjahja, mengungkapkan bahwa kemegahan panggung tersebut didatangkan secara khusus langsung dari luar negeri demi memberikan pengalaman visual yang maksimal bagi para penonton di Indonesia.
Dalam perhelatan akbar ini, Ye membuka penampilannya yang megah lewat tembang bertajuk King. Secara keseluruhan, ia membawakan total kurang lebih 30 lagu sepanjang konser.
Suasana stadion semakin memanas ketika sang musisi melantunkan deretan lagu pamungkas dan mahakaryanya yang paling dinanti publik, seperti Runaway hingga Carnival, yang disambut koor massal dari puluhan ribu penonton yang memadati kawasan GBK.
Jakarta tercatat menjadi satu-satunya lokasi pemberhentian dalam rangkaian tur dunia Ye Live Concert Tour 2026 di kawasan Asia Tenggara. Selain Indonesia, rangkaian tur global ini juga menyambangi sejumlah negara lain seperti Amerika Serikat, Kazakhstan, dan Portugal.
Status Jakarta sebagai satu-satunya titik singgah di Asia Tenggara tentu memberikan dampak ekonomi dan pariwisata yang signifikan. Berdasarkan data dari pihak promotor, konser ini dihadiri oleh lebih dari 50 ribu pengunjung secara keseluruhan.
Dari angka tersebut, tercatat lebih dari 20 ribu pengunjung merupakan wisatawan asal mancanegara yang sengaja terbang ke Indonesia, sementara 30 ribu penonton lainnya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Antusiasme tinggi ini dirasakan langsung oleh para penonton lintas negara. Beberapa turis dari Filipia, Australia, hingga Eropa sengaja terbang jauh demi menyaksikan penampilan musisi idolanya secara langsung di Jakarta.
Perpaduan antara tata panggung futuristik, efek kembang api yang memukau, kualitas vokal yang khas, serta lautan manusia yang memenuhi Stadion GBK menjadikan malam tersebut sebagai salah satu sejarah pertunjukan musik terbesar di Indonesia tahun ini.
Baca juga: Ten2Five Rayakan 22 Tahun Perjalanan Bermusik Lewat Konser Intim dan Single Happy Song
Baca juga: 9 Dewa Gitar Indonesia Jadi Pembuka Konser Guns N’ Roses di Jakarta 2026
Keberhasilan penyelenggaraan Ye Live di Jakarta membuktikan bahwa ibu kota Indonesia semakin siap dan diperhitungkan sebagai destinasi utama konser-konser musisi papan atas dunia, sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis event internasional di Tanah Air. []




