Ten2Five Rayakan 22 Tahun Perjalanan Bermusik Lewat Konser Intim dan Single Happy Song

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Dua dekade lebih bukanlah waktu yang singkat bagi sebuah grup musik untuk tetap konsisten berkarya di industri musik Indonesia.

Perjalanan panjang selama 22 tahun ini baru saja dirayakan secara istimewa oleh Ten2Five melalui sebuah perhelatan bertajuk 22nd Anniversary Concert “Perjalanan Cinta” yang dihelat pada 10 Oktober 2026 lalu di Live House, M Bloc Space, Jakarta Selatan.

Tidak hanya menjadi ajang nostalgia bagi para penggemar setianya, momen perayaan tersebut juga dimanfaatkan oleh band pelantun I Do ini untuk meluncurkan karya terbaru mereka yang berjudul Happy Song.

Kehadiran lagu ini langsung disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh para penonton yang memadati lokasi acara.

Single Happy Song diciptakan langsung oleh sang vokalis, Imela Sari Kuswantina (Imel). Meski demikian, proses kreatif dan penggarapan produksinya tidak dilakukan seorang diri.

Imel menggandeng tiga personel Ten2Five lainnya, yakni Ardhy (gitar), Arief (bass), dan Thomas (drum) untuk meracik aransemen hingga menemukan karakter musik yang paling pas untuk menyampaikan pesan di dalam lagu ini.

Secara tematik, single Happy Song mengangkat cerita tentang seseorang yang berani bangkit dari keterpurukan setelah melewati berbagai keraguan serta kesedihan masa lalu. Alih-alih terus-menerus terjebak dalam bayang-bayang kepedihan, lagu ini mengajak para pendengarnya untuk menatap hidup dengan perspektif yang jauh lebih positif.

Bagi Ten2Five, kebahagiaan bukanlah sesuatu yang datang begitu saja tanpa dijemput, melainkan sebuah keputusan sadar yang bisa diambil setelah melalui liku-liku perjalanan hidup.

Imel mengungkapkan bahwa ide dasar di balik pembuatan Happy Song berakar dari refleksi personal mengenai berbagai fase kehidupan yang telah ia lewati selama bertahun-tahun.

“Aku ingin membuat lagu yang rasanya seperti mengingatkan diri sendiri bahwa setelah semua hal yang kita lewati, kita tetap punya pilihan untuk bahagia,” kata Imel, dikutip Reallist Media pada Jumat, 23 Oktober 2026.

“Ada masa ketika kita diragukan, dianggap sebagai quitter atau hanya dreamer. Tapi pada akhirnya, yang penting adalah kita tetap berjalan dan membuktikan kepada diri sendiri bahwa kita bisa sampai di titik ini,” ujar dia.

Meski mengusung judul yang terdengar sederhana, Imel menilai bahwa kesederhanaan tersebut justru menjadi kekuatan utama dari karya terbarunya ini.

“Aku ingin lagunya nggak terasa terlalu berat. Justru harus ada rasa lega dan happy ketika orang mendengarnya. Setelah melewati banyak hal, rasanya kita memang perlu berhenti sebentar, menggenggam tangan orang yang kita sayang, dan bilang: nggak apa-apa, semuanya akan baik-baik saja,” katanya.

Dalam proses produksinya, ide awal yang digagas Imel kemudian dikembangkan bersama-sama melalui ruang kolaborasi kreatif seluruh personel.

Bagi sang gitaris, Ardhy, tantangan dalam menggarap lagu Happy Song adalah bagaimana menyajikan pendekatan musik yang ringan dan hangat tanpa harus kehilangan identitas khas Ten2Five.

“Waktu menggarap ‘Happy Song’, yang paling penting buat kami adalah bagaimana musiknya bisa membawa energi positif dari liriknya. Jadi aransemennya kami buat supaya terasa fun dan easy listening, tapi tetap ada warmth yang menjadi bagian dari warna Ten2Five,” ucap Ardhy.

Senada dengan Ardhy, Arief selaku bassist merasakan betul betapa proses penggarapan secara kolektif ini memberikan keleluasaan bagi tiap personel untuk memasukkan karakter personal mereka ke dalam lagu.

“Serunya adalah lagu ini benar-benar kami kerjakan rame-rame. Masing-masing punya ide dan sudut pandang sendiri, kemudian kami coba satukan sampai menemukan bentuk yang paling pas,” katanya.

“Buat saya, ‘Happy Song’ terasa seperti hasil pencapaian dari perjalanan kami sebagai band selama bertahun-tahun,” ucap Arief.

Arief juga menambahkan bahwa semangat kebersamaan ini sangat merefleksikan dinamika internal band yang telah berjalan selama lebih dari dua dekade. Menurutnya, bertahan dan tetap produktif di industri musik selama 22 tahun bukanlah perkara mudah, melainkan sebuah perjalanan penuh dinamika yang patut dirayakan.

Sementara itu, dari balik perangkat drum yang menopang fondasi ritmis lagu, Thomas melihat Happy Song sebagai sebuah karya yang dirancang untuk merangkul para pendengar agar bisa menikmati momen masa kini tanpa terbebani oleh masa lalu.

“Menurut aku, energi lagu ini harus terasa dari awal. Ada sesuatu yang ringan, uplifting, dan bikin orang ingin ikut bergerak atau sekadar tersenyum. Karena pesannya memang tentang celebrating life, tentang sudah cukup lama sedihnya, sekarang waktunya menikmati hari yang baik,” tutur Thomas.

Tak hanya sekadar pelengkap diskografi baru, single Happy Song menjelma menjadi simbol perayaan atas ketahanan Ten2Five menghadapi berbagai keraguan, merawat cinta yang membuat mereka terus bertahan, hingga keberanian untuk melangkah ke babak baru.

Melalui karya ini, Ten2Five berharap Happy Song dapat menjadi soundtrack pendamping bagi siapa saja yang sedang berproses untuk berdamai dengan masa lalu serta menemukan kembali alasan untuk tersenyum.

Baca juga: Kreator Konten MICUTE Resmi Terjun ke Industri Musik Lewat Single Mau Coba Balikan

Baca juga: Igan Baswara Bahas Komitmen Serius Anak Muda di Single Ikut Aku Pulang

Saat ini, single Happy Song milik Ten2Five sudah bisa didengarkan di berbagai peron pemutar musik daring. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *