Kangen Band Bubar, Dodhy Sang Gitaris Ungkap Dugaan Kedzoliman

Kangen Band Bubar, Dodhy Sang Gitaris Ungkap Dugaan Kedzoliman

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Dunia musik Indonesia kembali dikejutkan dengan kabar mengejutkan dari Kangen Band, salah satu grup pop fenomenal yang pernah mencetak banyak hits di era 2000-an.

Sang founder sekaligus gitaris, Dodhy Sudrajat, menyatakan secara terbuka bahwa Kangen Band resmi bubar.

Pernyataan ini disampaikan langsung melalui akun Instagram pribadinya, menandai berakhirnya perjalanan panjang band yang dikenal dengan lagu-lagu penuh makna tentang cinta dan kehidupan sehari-hari.

“Bismillah saya dengan sadar menyatakan Kangen Band bubar dikarenakan ada kezoliman di dalamnya,” tulis Dodhy, dikutip Reallist Media pada Sabtu, 12 September 2026.

“Saya selaku owner dan founder Kangen Band sudah menyimpan rasa sakit ini sekian lama. Untuk para personil yang terlibat dan para EO, dilarang keras member dari ex Kangen Band membawa lagu-lagu ciptaan saya. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya,” tuturnya.

Perjalanan Panjang Kangen Band

Kangen Band pertama kali mencuri perhatian publik pada pertengahan 2000-an dengan lagu “Tentang Aku, Kau, dan Dia” yang langsung melejit menjadi anthem anak muda kala itu.

Identitas musik mereka yang sederhana namun penuh emosi membuat Kangen Band cepat diterima oleh masyarakat luas.

Lagu-lagu seperti “Penantian yang Tertunda”, “Cinta yang Sempurna”, dan “Yolanda” menjadi bagian dari memori kolektif generasi muda Indonesia.

Meski sempat mengalami pasang surut, Kangen Band tetap bertahan selama lebih dari satu dekade, membuktikan eksistensinya di tengah persaingan industri musik yang semakin ketat.

Dugaan Kecurangan Terhadap Dodhy

Dalam pernyataannya, Dodhy menyinggung adanya “kezoliman” yang terjadi di internal band maupun pihak eksternal yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keputusan ini diambil dengan penuh kesadaran setelah menahan rasa sakit cukup lama.

Dodhy juga melarang keras mantan personel maupun pihak lain untuk membawakan lagu-lagu ciptaannya tanpa izin.

Langkah tegas ini menunjukkan bahwa Dodhy ingin menjaga integritas karya-karya yang telah ia ciptakan, sekaligus menutup lembaran panjang perjalanan Kangen Band dengan sikap yang jelas.

Dampak bagi Industri Musik

Bubarnya Kangen Band tentu meninggalkan kesedihan bagi para penggemar setia. Band ini bukan hanya sekadar grup musik, tetapi juga fenomena sosial yang merepresentasikan suara hati masyarakat kelas menengah ke bawah yang sering merasa terpinggirkan.

Lagu-lagu mereka menjadi semacam “bahasa rakyat” yang sederhana namun jujur.

Kini, dengan berakhirnya Kangen Band, industri musik Indonesia kehilangan salah satu ikon pop yang pernah berjaya.

Namun, karya-karya mereka akan tetap hidup di hati pendengar, menjadi bagian dari sejarah musik tanah air.

Keputusan Dodhy membubarkan Kangen Band menandai akhir dari sebuah era. Meski demikian, warisan musik mereka akan terus dikenang.

Baca juga: Klarifikasi Polemik Batal Manggung di XYZ Liveground, Juicy Luicy Siap Dibawa ke Jalur Hukum

Baca juga: Transkrip Lengkap Klarifikasi Juicy Luicy Terkait Polemik Batal Manggung di XYZ Liveground

Lagu-lagu ciptaan Dodhy dan Kangen Band akan tetap menjadi soundtrack kehidupan banyak orang, meski bandnya kini tinggal kenangan. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *