Libatkan Rendi Kopay dan Gavendri, Vanri Lepas Single Berlayar, Adinda

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Memasuki fase baru dalam perjalanan hidup dan karier kreatifnya, musisi independent asal Tangerang Selatan, Muhammad Ivan Rezky Heri, yang mengusung proyek musik Vanri, secara resmi mengumumkan perilisan single terbarunya berjudul Berlayar, Adinda.

Peluncuran karya ini dilangsungkan secara serentak bertepatan dengan hari ulang tahunnya pada 20 Oktober 2026 lalu.

Single terbaru ini tidak hanya dirilis sebagai penanda bertambahnya usia sang kreator, melainkan juga berfungsi sebagai sebuah refleksi personal yang menandai langkah awalnya memasuki petualangan musikal di tahun-tahun mendatang.

Secara tematik, single Berlayar, Adinda mengeksplorasi kompleksitas emosional ketika seseorang dihadapkan pada fase transisi kehidupan.

Lagu ini menyoroti situasi krusial saat seseorang harus merelakan dan meninggalkan hal-hal yang pernah memiliki arti mendalam dalam hidupnya, namun tetap berketetapan hati untuk melangkah maju di tengah ketidakpastian masa depan.

Vanri menegaskan bahwa lagu ini dirancang untuk mendefinisikan ulang makna sebuah perpisahan. Alih-alih diposisikan sebagai akhir dari sebuah narasi, perpisahan diterjemahkan sebagai titik tolak atau gerbang pembuka menuju babak berikutnya.

“Lagu ‘Berlayar, Adinda’ bercerita tentang momen ketika seseorang harus meninggalkan sesuatu yang pernah berarti baginya dan memilih untuk tetap melangkah, meski belum tahu apa yang menanti di depan,” ujar Vanri, dikutip Reallist Media pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa perilisan karya ini di hari kelahirannya merepresentasikan kesiapan mental untuk menghadapi lembaran hidup baru, bukan dengan asumsi bahwa segala jawaban telah tersedia, melainkan dengan keberanian untuk memulai proses pencarian itu sendiri.

Dari sudut pandang musikalitas, lagu Berlayar, Adinda menampilkan eksplorasi suara yang matang melalui penggabungan gaya penulisan lagu (songwriting) yang intim dan dekat dengan pendengar, serta didukung oleh aransemen yang megah, luas, dan sarat dinamika.

Pendekatan kontras tersebut sengaja dipilih guna merepresentasikan dualisme emosi yang kerap dirasakan oleh seseorang saat mengambil keputusan besar untuk pergi, rasa kehilangan atas apa yang ditinggalkan di belakang, beriringan dengan optimisme serta rasa ingin tahu terhadap berbagai peluang baru yang belum terjamah.

Melalui karya ini, Vanri turut membuka ruang interpretasi yang luas bagi para pendengar untuk merefleksikan pengalaman personal mereka masing-masing, baik dalam konteks relasi sosial, proses pendewasaan diri, maupun keberanian mengambil risiko di persimpangan jalan kehidupan.

Dalam proses penggarapannya, Vanri melibatkan sejumlah kolaborator profesional untuk memastikan kualitas produksi yang optimal termasuk Marsel Putra, Rendi Kopay yang memainkan bass dan Gavendri di lini vocal director dan vokal latar.

Moniker Vanri sendiri merupakan wadah eksplorasi artistik bagi Muhammad Ivan Rezky Heri, seorang singer-songwriter berbasis di Tangerang Selatan.

Dengan mengambil peran ganda yang komprehensif, tidak hanya sebagai vokalis dan pencipta lagu, tetapi juga sebagai produser dan audio engineer, Vanri memiliki kendali penuh atas integritas artistik dan estetika suara dalam setiap karya yang dihasilkannya.

Baca juga: Lindee Cremona, LDR Team dan Single Dewasaku Membanggakanmu, Saat Musik Pop Bicara Soal Keluarga

Baca juga: Ten2Five Rayakan 22 Tahun Perjalanan Bermusik Lewat Konser Intim dan Single Happy Song

Saat ini, single Berlayar, Adinda milik Vanri sudah dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming musik digital. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *