REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Solois muda Aruma resmi merilis extended play (EP) terbarunya bertajuk Dan Ternyata Aku Cukup. Karya ini hadir setelah sebelumnya ia memperkenalkan single Jalan Buntu.
EP terbaru ini berisi lima lagu yang masing-masing merepresentasikan fase perjalanan emosional dan pengalaman hidup Aruma dalam beberapa tahun terakhir, yakni Pura-Pura Hidup Lagi, Jalan Buntu, Senyum Pada Sepi, Semoga Nanti, dan Bulan Separuh.
Berbicara dalam keterangan tertulisnya, Aruma menegaskan bahwa EP ini bersifat sangat personal. Dia merasa karya ini bukan cuma kumpulan lagu.
“Tapi seperti potongan-potongan buku harian yang akhirnya bisa aku bagikan ke orang lain,” ujar Aruma, dikutip Reallist Media pada Rabu, 9 September 2026.
Setiap lagu, kata Aruma, lahir dari pengalaman berbeda, namun tetap memiliki benang merah yang sama: proses belajar merasa cukup dengan diri sendiri.
“Ada beberapa cerita dan perasaan yang memang sudah lama aku simpan dan akhirnya menemukan bentuknya lewat lagu, tapi ada juga lagu yang lahir dari pengalaman yang relatif baru,” ucapnya.
“Menariknya, ketika semua lagu dikumpulkan, aku baru sadar kalau ternyata semuanya sedang menceritakan perjalanan yang sama,” tutur Aruma.
Pemilihan judul Dan Ternyata Aku Cukup merupakan kesimpulan yang Aruma dapat setelah melewati fase panjang tentang pencarian jati diri.
“Dulu aku sering merasa harus menjadi versi tertentu dari diriku supaya bisa dicintai, dipilih, atau dianggap cukup oleh orang lain. Tapi, kalimat ‘dan ternyata aku cukup’ memberiku kesadaran lain, yaitu tidak menjadikan kekurangan sebagai alasan untuk terus meragukan diri sendiri,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan EP sebelumnya yang berjudul Bertumbuh, Aruma menilai karya terbarunya hadir dengan pendekatan yang lebih personal dan introspektif.
“Kalau dulu aku banyak bertanya, ‘Aku harus menjadi siapa?’ atau ‘Aku harus ke mana?’, sekarang aku mulai sampai di titik aku bisa bilang, ‘Mungkin aku tidak perlu menjadi siapa-siapa selain diriku sendiri’,” ucapnya.
Dari sisi musikal, ia juga lebih berani mengeksplorasi warna intim yang dekat dengan cerita yang ingin disampaikan.
Berjarak dua tahun dari rilisan sebelumnya, jeda ini dianggap Aruma sebagai bagian dari proses kreatifnya. Ia menuturkan bahwa waktu tersebut digunakan untuk menjalani hidup dan mengumpulkan cerita.
“Jadi, jeda ini sebenarnya bukan karena aku berhenti berkarya, tapi karena aku sedang menjalani hidup dan mengumpulkan cerita. Dan ketika akhirnya aku merasa punya sesuatu yang ingin aku sampaikan, lagu-lagu ini datang dengan sendirinya,” katanya.
Aruma berharap pendengar dapat menemukan refleksi diri melalui lagu-lagu dalam EP ini.
“Mulai dari mereka yang sedang berusaha Pura-Pura Hidup Lagi, merasa berada di Jalan Buntu, belajar berdamai lewat Senyum Pada Sepi, masih menyimpan harapan dalam Semoga Nanti, hingga mereka yang pernah merasa seperti Bulan Separuh,” tuturnya.
“Aku juga hanya ingin bilang, tidak apa-apa kalau prosesnya panjang dan hari ini masih merasa bingung, belum sembuh, atau belum tahu harus ke mana. Semoga setelah mendengarkan EP ini, kalian juga bisa sampai di satu titik saat kalian bisa berkata pada diri sendiri bahwa ‘dan ternyata, aku cukup’,” kata Aruma.
Baca juga: Lomba Sihir Siapkan 20 Lagu untuk Konser Ujung Dunia 2026
Baca juga: FILM. Gelar Konser PPM, Ajang Perayaan Perilisan Album Manuskrip
Saat ini, seluruh materi dalam EP Dan Ternyata Aku Cukup milik Aruma sudah tersedia di seluruh platform pemutar musik digital. []




