Helvi Eriyanti Bawa Perjalanan Band Billkiss Lewat Buku Bertajuk BILLKISS: Cerita #1 — Dari Nol Sampai Bunyi

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Setelah bertahun-tahun membangun perjalanan bersama band Billkiss, bassist sekaligus songwriter Helvi Eriyanti kini memperluas medium berkaryanya ke dunia literasi dengan merilis buku berjudul BILLKISS: Cerita #1 — Dari Nol Sampai Bunyi.

Buku ini, hadir sebagai sebuah karya yang mendokumentasikan perjalanan grup band Billkiss yang digawanginya, dari awal hingga lahirnya album pertama.

Diterbitkan oleh H.Y.D.R.A., buku setebal 102 halaman ini resmi memasuki masa pre-order pada 10 Agustus 2026 dengan harga Rp70.000. Buku ini mengisahkan akar Billkiss sebagai Bilqis, pergantian personel, tantangan produksi musik, pandemi, kehilangan, hingga pencapaian album Cerita #1.

“Awalnya aku menulis buku ini untuk dokumentasi perjalanan Billkiss,”ucap Helvi, dikutip Reallist Media pada Rabu, 12 Agustus 2026.

“Setelah bukunya selesai, aku baru sadar ternyata perjalanan Billkiss sudah sejauh ini dan banyak pengalaman dan pelajaran yang bisa dipetik, tidak hanya untuk aku, tapi bagi siapa pun yang membaca buku ini,” tuturnya.

Bukan Sekadar Cerita Band

Menurut Helvi, buku ini menggambarkan perjalanan Billkiss dari masa ketika mereka belum memiliki karya hingga akhirnya berhasil memiliki album.

“Dari nol sampai bunyi benar-benar Billkiss yang awalnya belum punya karya, sampai bisa punya album,” katanya.

Sementara perwakilan penerbit H.Y.D.R.A. menilai kekuatan buku ini ada pada kisah di balik layar. Mereka bilang, buku BILLKISS: Cerita #1 tidak hanya berbicara soal musik, panggung, lagu, ataupun pencapaian sebuah band saja.

“Buku ini justru mengajak pembaca buat melihat apa yang terjadi di balik layar,” kata mereka.

Karena itu, buku ini tidak hanya ditujukan kepada penggemar Billkiss maupun musisi, tetapi juga masyarakat umum yang sedang membangun sesuatu, mengejar mimpi, atau berada dalam fase ketika usaha belum menunjukkan hasil.

Dari Kehilangan Personel hingga Panggung Jakarta Fair

Salah satu bagian emosional adalah kisah kehilangan personel. Pada 2025, gitaris Qpot mundur hanya beberapa hari sebelum Billkiss tampil di panggung utama Jakarta Fair. Helvi menanggapi kejadian tersebut dengan bijak.

“People come and go itu wajar, dan enggak apa-apa banget, selama kita tetap bisa fokus sama tujuan awal,” tuturnya

Setelah melanjutkan perjalanan hanya bersama Maulin, Helvi merasa lebih ringan. Terlebih saat ia mengingat tujuan awal membentuk band ini.

“Aku ingin Billkiss punya album. Jujur, ternyata setelah jalan hanya berdua, jalan Billkiss malah makin ringan,” ucapnya.

Perjalanan tersebut kemudian membawa mereka menyelesaikan album pertama Cerita #1, yang menjadi salah satu pencapaian terbesar Billkiss.

Musisi yang Masuk ke Dunia Literasi

Lewat perilisan buku ini, Helvi yang semula hanya berkarya di bidang musik kini memperluas medium berkarya.

“Aku ingin berkontribusi di dunia literasi. Selama ini aku berkarya lewat musik dan menulis lagu. Sekarang aku mencoba menyampaikan cerita melalui buku. Aku ingin karya yang aku buat tidak hanya didengar, tetapi juga dibaca dan bisa memberikan sesuatu untuk orang lain,” tuturnya.

Bagi Helvi, musik dan literasi memiliki kesamaan. Keduanya menyampaikan cerita dan memberikan pengaruh kepada orang lain. Karena itu, BILLKISS: Cerita #1 diharapkan bukan hanya menjadi dokumentasi perjalanan band, tetapi juga langkah awal Helvi untuk terus berkarya di dunia literasi.

Setiap Orang Punya “Billkiss”-nya Masing-Masing

Helvi berharap pembaca menemukan refleksi diri dalam buku ini. “Jatuh boleh, tapi abis itu bangkit lagi, jalan lagi, nulis lagu lagi, rilis lagi. Kalau kamu terus berjalan, kamu akan sampai ke tujuan kamu. Buktinya ini, kamu sampai kan? Kamu bunyi kan? Keren.”

Pihak penerbit menambahkan bahwa ada banyak hal di balik sebuah lagu yang mungkin tidak pernah sampai ke telinga pendengar.

“Latihan, kegagalan, kehilangan, rasa lelah, keputusan-keputusan sulit, sampai keberanian untuk memulai lagi,” kata mereka.

Baca juga: Mikha Tambayong dan Rayi Putra Bahas Perpisahan Dewasa di Single Jalan Tengah

Baca juga: Susul Gadis Kretek, Novel Sapaan Sang Giri Raih Penghargaan Sastra di Bangkok

Buku ini menjadi cerita pertama dari perjalanan Billkiss yang masih terus berjalan. Setelah Cerita #1, Helvi dan Billkiss menyiapkan album kedua, buku kedua, dan karya baru. Karena bagi mereka, perjalanan belum selesai. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *