REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Dunia musik berduka atas kepergian penyanyi sekaligus komposer asal Amerika Serikat, Duncan Sheik.
Musisi yang dikenal luas lewat lagu Barely Breathing ini meninggal dunia pada usia 56 tahun di sebuah rumah sakit di Manhattan, Amerika Serikat, pada Kamis, 17 September 2026 waktu setempat.
Menurut laporan The Guardian, Duncan meninggal akibat gagal jantung yang memicu serangan jantung. Ibunya, Suzanne Sheik, menyampaikan kabar duka tersebut kepada publik.
Tim dari sang penyanyi menambahkan bahwa Duncan meninggal “di sekitar cinta”, sebuah ungkapan yang menegaskan bahwa ia berpulang dalam suasana penuh kasih. Kabar kematian Duncan juga diumumkan melalui laman Instagram resminya.
“Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengakui kematian Duncan Sheik,” demikian bunyi unggahan tersebut, dikutip Reallist Media pada Minggu, 20 September 2026.
Pihak keluarga dan tim menggambarkan Duncan sebagai sosok ayah, suami, anak, saudara, dan teman yang penuh kepekaan.
“Dia akan dikenang karena kepekaannya, kecerdasan, kebijaksanaan, dan kedalaman semangat yang dia bawa kepada mereka yang mengenal dan mencintainya,” kata pernyataan itu.
Unggahan tersebut juga menyampaikan rasa syukur keluarga atas cinta dan dukungan yang datang dari penggemar, teman, kolaborator, serta komunitas seni.
“Warisan musiknya akan terus menginspirasi generasi mendatang,” tulis mereka.
Kondisi Kesehatan Sebelum Wafat
Duncan diketahui keluar masuk rumah sakit selama bulan lalu. Dalam salah satu refleksinya, ia menulis, “Saya lebih suka berada di rumah membuat musik. Tapi sedikit refleksi tidak terlalu buruk… masa inap di rumah sakit yang membosankan memiliki manfaatnya (selain yang sudah jelas)”.
Sehari sebelum kematiannya, timnya mengonfirmasi bahwa Duncan berada dalam kondisi kritis namun stabil. Sayangnya, takdir berkata lain, dan ia berpulang pada Kamis malam.
Karier Musik dan Warisan
Duncan Sheik dikenal luas lewat lagu Barely Breathing, sebuah potret penderitaan romantis yang terdengar manis namun penuh kepedihan.
Lagu ini sempat menjadi andalan di radio dan mencatat rekor bertahan di Billboard Hot 100 selama 55 minggu, menjadikannya salah satu lagu dengan masa tayang terlama keempat pada saat itu.
Selain sebagai penyanyi, Duncan juga dikenal sebagai komposer yang berkontribusi dalam dunia teater musikal. Ia menulis musik untuk sejumlah produksi Broadway dan proyek seni lainnya, memperlihatkan kedalaman kreativitas yang melampaui batas genre pop.
Kehidupan Pribadi dan Kenangan
Duncan bukan hanya seorang musisi, tetapi juga sosok yang dekat dengan keluarga dan komunitasnya.
Dalam pernyataan resmi, keluarganya menegaskan bahwa ia akan dikenang bukan hanya karena karya musiknya, tetapi juga karena kebijaksanaan dan semangat yang ia bawa dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Pengisi Suara Film Transformer dan Winnie the Pooh, Peter Cullen Meninggal Dunia
Baca juga: Bintang Film Hollywood, Tim Curry Meninggal Dunia dalam Usia 80 Tahun
Kehilangan Duncan Sheik meninggalkan duka mendalam bagi dunia musik internasional. Namun, karya-karyanya, terutama Barely Breathing, akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang. []




