Unit Rock Amalgama Lepas Single Fenomenon Usai Jeda 5 Tahun

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Setelah terakhir merilis karya pada 2021, unit rock asal Indonesia Amalgama akhirnya kembali dengan single terbaru bertajuk Fenomenon. Lagu ini dilepas melalui kerja sama dengan label rekaman demajors.

Peluncuran lagu ini sekaligus menjadi penanda kembalinya Amalgama ke ruang publik setelah jeda panjang dan membuka jalan menuju album perdana mereka, DEKADUS.

Aktif sejak 2016, Amalgama kembali bukan sekadar untuk merayakan nostalgia. Tembang Fenomenon membawa sebuah pertanyaan yang terasa semakin relevan setelah delapan tahun berlalu, yakni apa lebih baik jadi mereka?.

Pertanyaan tersebut muncul sejak baris pertama lagu, ketika Amalgama membuka dengan percakapan sederhana, “Bagaimana kota?” yang kemudian dijawab, “Kujawab gila”. Dua kalimat itu menjadi pintu masuk menuju sebuah karya yang berbicara tentang kegilaan yang perlahan berubah menjadi kewajaran.

Ditulis oleh Surip pada 2018, single Fenomenon berangkat dari kegelisahan terhadap bagaimana manusia berhadapan dengan persoalan yang terus berulang hingga akhirnya kehilangan daya kejutnya.

Berita pagi datang membawa masalah serupa, kemacetan semakin parah, isu sosial terus berulang, media hadir dengan kepentingannya sendiri, sementara berbagai bentuk penderitaan silih berganti muncul di depan mata.

Sesuatu yang semestinya membuat resah perlahan menjadi bagian dari keseharian. Dalam konteks tersebut, lagu Fenomenon merupakan permainan kata antara “fenomena” dan “non-fenomena”, menggambarkan keadaan ketika sesuatu yang seharusnya dianggap luar biasa justru tidak lagi dipandang demikian karena terlalu sering terjadi.

Secara musikal, single Fenomenon tetap berdiri di wilayah rock yang menjadi pijakan Amalgama, sembari membawa instrumen tradisi sebagai bagian dari identitas bunyi mereka.

Lagu ini menggunakan taganing, instrumen tradisional dari Sumatera Utara, yang dipertemukan dengan permainan drum untuk membangun karakter ritmis yang kuat.

Formasi lima personel Amalgama terdiri dari Surip pada vokal dan gitar akustik, Khozin pada drum, Nino Bukir pada perkusi dan alat tiup tradisi, Arigetoy pada bass elektrik, serta Johnyfrequency pada gitar elektrik.

Baca juga: Pendiri Pink Print Team Tomiyang Debut ke Industri Musik Lewat Single Kasih (IBU) Tak Sampai

Baca juga: Solois Asal Ambon, Adrian Takndare Lepas Single Melankoli Bertajuk Bila Memang

Saat ini, single Fenomenon milik Amalgama sudah tersedia di seluruh platform pemutar musik digital. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *