Unit Hardcore Avhath Buka Album Perdana Lewat Single amassed

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Kuintet hardcore/metal asal Jakarta Selatan, Avhath resmi membuka album perdananya lewat single bertajuk amassed. Album ini bakal meluncur setelah lebih dari satu dekade kiprah mereka di dunia musik.

Album ini menjadi rilisan ke-17 Avhath sejak terbentuk pada 2012, setelah sebelumnya menghadirkan sejumlah single, split album, dan mini-album.

Rilisan terbaru ini menandai langkah penting bagi Avhath dalam mengambil kendali penuh atas proses kreatif mereka. Hampir seluruh pengerjaan musik dilakukan secara internal, dengan minimnya keterlibatan pihak eksternal.

“Banyak belajar hal-hal baru yang sebelumnya awam buat kita,” ujar Reynir, gitaris sekaligus main composer Avhath, dikutip Reallist Media pada Rabu, 16 September 2026.

“Dari proses rekaman, pre-production, sampai post-production, dari produser-produser rilisan Avhath terdahulu. Kali ini gue mau coba duduk di kursi produser dan mengepalai proyek ini,” kata dia.

Album ini menjadi ruang reflektif bagi Avhath untuk menengok kembali perjalanan mereka sejak awal terbentuk. Segala pengalaman, perubahan, dan proses yang telah dilewati selama bertahun-tahun terangkum di dalamnya.

Namun, Avhath tidak sekadar melihat ke belakang, melainkan menjadikan album ini sebagai titik baru untuk menemukan bentuk mereka yang terus berevolusi.

Berisikan sembilan trek, album dibuka dengan Genesis., sebuah komposisi instrumental yang menjadi pintu masuk menuju dunia yang dibangun sepanjang album. Delapan lagu setelahnya bergerak melalui sudut pandang berbeda terhadap sebuah kehadiran parasitik, yang dimaknai secara luas, baik secara harfiah maupun metaforis.

Ekrig, sebagai penulis lirik, memilih untuk tidak menjelaskan secara eksplisit tentang parasit tersebut.

“Supaya orang-orang tidak terpaku hanya pada penjelasan gue saja. Gue pengin mereka bisa membayangkan sendiri dan punya persepsi serta perspektif personal ketika menyelami album ini,” katanya.

Proses penggarapan album berlangsung di dua tempat. Proses workshop dan pre-production dilakukan di kediaman Reynir, sementara proses rekaman berlangsung di studio rekamkamar dengan Rama Harto sebagai recording engineer. Pengerjaan dimulai sejak Januari 2026 dan album dijadwalkan rilis pada 9 Oktober 2026.

Proses mixing dilakukan oleh Rama Harto, Reynir, dan Ekrig, sementara mastering album ini menggunakan dua mastering engineer untuk format berbeda, yakni Will Killingsworth di Dead Air untuk format digital, serta Colin Marston di Menegroth, The Thousand Caves untuk format kaset pita, CD, dan vinyl.

Sampul album Avhath menggunakan karya fotografi berjudul Let There Be Red oleh Yogi Kusuma, yang dibuat pada 2021. Foto rilis resmi Avhath untuk album ini digarap oleh Meidiana Tahir, menambah kekuatan visual yang mendukung atmosfer musik mereka.

Single pertama dari album ini, amassed, sudah dapat didengarkan melalui berbagai kanal pemutar musik digital.

Baca juga: Lomba Sihir Rilis Album Deluxe Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi, Berisi 5 Lagu

Baca juga: Siapkan Album Raja Pasir, Jangar Rilis Single Air Keras

Selain itu, pra-pemesan format fisik album Avhath juga telah tersedia mulai hari ini melalui kanal resmi mereka di linktr.ee/avhath. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *