Pee Wee Gaskins Gandeng Boniex for Revenge di Single (R)u(N)tuh)

REALLISTMEDIA.COM – Jakarta – Unit pop-punk asal Indonesia, Pee Wee Gaskins (PWG) resmi merilis single terbaru berjudul (R)u(N)tuh) yang menghadirkan kolaborasi dengan Boniex dari band for Revenge.

Dalam liriknya, lagu ini mengangkat realitas keluarga yang dari luar tampak utuh, tetapi perlahan runtuh di dalam.

Melalui lirik yang emosional, PWG menyuarakan cerita tentang luka yang dipendam, ketegangan yang disembunyikan, serta anak-anak yang tumbuh tanpa rasa aman di rumahnya sendiri.

Single ini berangkat dari kampanye yang digagas oleh Dochi untuk mengumpulkan testimoni dari mereka yang pernah mengalami situasi broken home. Melalui respons dan wawancara singkat di Threads, beragam cerita tersebut kemudian disaring menjadi fondasi emosi dalam lirik lagu.

“Pop-punk enggak selamanya harus ceria. Lewat lagu ini, kami ingin membawa cerita yang berat dengan cara yang tetap jujur dan dekat dengan pendengar,” kata personel PWG, dikutip Reallist Media pada Rabu, 16 September 2026.

Lagu (R)u(N)tuh) menggambarkan dua orang tua yang memilih bertahan demi anak, dengan keyakinan bahwa tetap bersama selalu menjadi pilihan terbaik. Namun, anak justru tumbuh di tengah hubungan yang penuh jarak dan ketidakbahagiaan.

Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang perlahan berubah menjadi ruang yang membuatnya ingin mencari penerimaan di tempat lain.

Kolaborasi dengan Boniex hadir secara organik dalam proses kreatif lagu ini. Selain membantu menemukan notasi dari lirik yang telah ditulis Dochi, karakter vokal Boniex dinilai tepat untuk menyampaikan emosi yang terkandung dalam lagu (R)u(N)tuh).

Kehadiran Boniex juga mempertemukan warna vokalnya dengan Sansan, tanpa menghilangkan benang merah khas PWG dalam aransemen dan identitas soniknya.

PWG sendiri bukan kali pertama menyentuh tema yang lebih gelap. Sebelumnya, mereka telah menghadirkan karya reflektif seperti Selama Engkau Hidup dan Be Brave And Carry On, yang berbicara tentang keberanian dan kenyataan hidup.

Kini, lewat single (R)u(N)tuh), energi pop-punk mereka menjadi wadah untuk menyuarakan tema keluarga yang kompleks dan emosional.

“Gue enggak punya ekspektasi lagu ini harus mengubah pandangan orang tentang perceraian atau keluarga,” kata Dochi.

“Gue cuma ingin cerita yang kami bawa bisa didengar dan mungkin relate dengan orang lain yang pernah atau sedang ada di posisi yang sama,” ujar dia.

Meski liriknya membahas perpisahan dan keluarga yang retak, single (R)u(N)tuh) tidak dimaksudkan untuk menghakimi perceraian ataupun memaksakan pandangan tertentu tentang keluarga.

Lagu ini justru mengajak pendengar memahami bahwa mempertahankan bentuk sebuah keluarga tidak selalu berarti semua orang di dalamnya merasa aman dan bahagia.

“Kadang kita terlalu sibuk mempertahankan bentuk sebuah keluarga sampai lupa bahwa yang sebenarnya dibutuhkan adalah rasa aman dan bahagia di dalamnya. Bertahan enggak selalu berarti semuanya akan menjadi lebih baik. Ada kalanya menerima dan melepaskan justru menjadi pilihan terbaik untuk semua orang,” tutur Dochi.

Baca juga: Unit Rock Papa Acid Hadirkan Energi Besar di Panggung Art Jack Vol. 2

Baca juga: Unit Rock Go Tunes Tebar Pesan Semangat Lewat Single Generasi Pemenang

Saat ini, single (R)u(N)tuh) milik Pee Wee Gaskins dan Boniex dari for Revenge sudah tersedia di seluruh platform pemutar musik digital. []

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *